D'Masiv Diperiksa Polisi Gara-Gara Kasus Pencemaran Nama Baik
Selebriti

D'Masiv dilaporkan oleh Arianni Purnomo karena telah menuduh mantan manajernya itu menggelapkan sejumlah uang milik grup band tersebut.

WowKeren - D'Masiv yang namanya melejit lewat single "Cinta Ini Membunuhku" kini sedang tertimpa kasus hukum. Mereka dilaporkan oleh mantan manajernya, Arianni Purnomo, ke Polres Jakarta Pusat atas tuduhan pencemaran nama baik.

"Ini kasus Arianni," ujar Ajun Komisaris Besar M. Firman selaku Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Jakarta Pusat. "Ia telah melaporkan D'Masiv perihal pembagian hasil sesuai kesepakatan atau perjanjian manajer."

Kejadiannya berawal ketika D'Masiv menghentikan hubungan kerjasama dengan Arianni pada 22 Desember 2010. Keputusan itu diambil karena Arianni dianggap telah menggelapkan sejumlah uang dari grup band tersebut.

Tapi, di lain sisi Arianni merasa bahwa pembagian hasil yang ia lakukan telah sesuai dengan kesepakatan diantara mereka. Merasa tidak terima atas tuduhan yang dilayangkan D'Masiv, Arianni memutuskan untuk melaporkan mereka dengan tuduhan telah melanggar pasal 310 dan 311 KUHP dengan ancaman kurungan lima tahun penjara.

Kemarin, 19 Juli, Ryan sang vokalis dipanggil ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Saat itu, Ryan dicecar 26 pertanyaan terkait kesepakatan yang dibuat oleh grup bandnya bersama Arianni.


"Polisi menanyakan latar belakang hubungan antara D'Masiv dan pelapor serta detail-detail pemberhentian," papar Dedy Kurniadi yang bertindak sebagai kuasa hukum D'Masiv. "Saat ditanya telah mengirimkan surat pemberhentian kepada pelapor, dijawab sudah. Begitu pula ketika ditanya apakah memberitahukan pemberhentian kepada pihak lain selain yang terlibat, dijawab tidak."

Terkait adanya pemberitaan ini, Ryan mengatakan tak ada yang harus digembar-gemborkan. Karena menurut Ryan kasus tersebut merupakan masalah internal yang terjadi antara grup bandnya dengan Arianni.

"Jadi, biasa aja," kata Ryan setelah menjalani pemeriksaan. "Biasa, namanya masalah antara artis dan manager. Jadi, buat kita ini tidak harus dilanjutkan."

Selain Ryan, pihak kepolisian juga memanggil beberapa saksi, yaitu anggota D'Masiv lainnya dan juga dari pihak label rekaman. "Kesemuanya ada sekitar 7 saksi. Tiga sudah kita periksa dari pihak Musica. Kalau dari personil D'Masiv masih akan kita periksa yakni gitarisnya yang akan kita jadwalkan," kata M Firman.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait