"Lebih baik kalau ada kejadian seperti itu perbanyak amal. Biarkan saja barang yang hilang," papar Dewa Budjana.
- Tim WowKeren
- Selasa, 02 Agustus 2011 - 09:09 WIB
WowKeren - Insiden pencurian yang terjadi di Music School of Indonesia (MSI), Sabtu, 30 Juli, sempat membuat Dewa Budjana kebingungan. Sejak mendengar kabar buruk tersebut, Budjana belum menuju ke lokasi kejadian untuk melihat langsung kondisinya. Meski sudah kehilangan berbagai dokumen penting dan barang berharga lainnya, gitaris Gigi ini mengaku pasrah dan mengikhlaskan kejadian tersebut.
"Saya bingung kalau ditanya. Karena dari kemarin banyak yang menghubungi lewat SMS dan Twitter, saya bilang, 'Aduh nggak apa-apa, kalau diberitakan malah kasihan'," tutur Budjana. "Katanya yang hilang di lantai dua, saya malah belum lihat. Karena itu lantai yang isinya rekaman kan. Sedangkan saya di lantai 3 dan 4."
Saat ditanya mengenai kemungkinan bahwa si pelaku pencurian adalah saingan bisnisnya, Budjana tidak berani menduga-duga. "Saya nggak pernah ngomong begitu. Kalau mencurigai orang nggak sejauh itulah saya mikirnya," imbuhnya.
Sebelumnya, Budjana pernah mengalami kejadian serupa. Karena itulah ketika peristiwa kehilangan ini terjadi lagi, musisi 47 tahun tersebut tampak pasrah. Meski khawatir dengan insiden itu, Budjana mengaku tak ingin ambil pusing. Ia malah mengikhlaskan barang-barang yang dibawa lari oleh si pencuri.
"Saya dulu pernah kehilangan mobil dua kali. Marah-marah urus ini itu tapi nggak ketemu. Jadi ya biarkan sajalah. Orang kan sah-sah saja ingin memiliki barang orang lain. Cuma caranya berbeda, ada yang membeli, ada yang mencuri," kata Budjana dengan pasrah. "Lebih baik kalau ada kejadian seperti itu perbanyak amal. Barang hilang ya biarin, rezekinya hilang ya sudah."
"Saya nggak mau urusan sama polisi," ujar Budjana. "Karena saya nggak terlibat di sekolah rekaman. Itu satu bagian memang, saya founder."
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya bahwa Music School of Indonesia (MSI) disatroni pencuri pada 30 Juli. Menurut Hosea Adrian, Manager Operasional MSI, peristiwa itu diperkirakan terjadi antara pukul 20.00 WIB hingga 06.00 WIB, disaat karyawan tidak berada di kantor dan satpam juga sudah tidak berjaga lagi. Atas kejadian tersebut, sekolah musik milik Dewa Budjana itu kehilangan beberapa dokumen penting serta barang-barang berharga lainnya dan kerugian ditaksir mencapai Rp 100 juta.
(wk/)