Majalah Belanda Meminta Maaf Bersikap Rasis pada Rihanna
Selebriti

Pemimpin redaksi majalah Jackie, Eva Hoeke, meminta maaf terkait artikel yang menyebut Rihanna sebagai "Niggabitch".

WowKeren - Dalam edisi terbaru majalah fashion Belanda Jackie memuat artikel bernada rasis yang menyinggung penyanyi Rihanna. Demi menjaga hubungan baik, pemimpin redaksi majalah Jackie, Eva Hoeke, menyatakan permohonan maaf di akun Facebook majalahnya.

"Saya meminta maaf karena seharusnya ini tidak terjadi. Saya berharap anda percaya tidak ada maksud rasis dalam pemilihan kalimat tersebut," tulis Eva yang kini resmi mengundurkan diri. "Saya berpikir tidak akan ada masalah karena itu adalah bahasa slang yang kita dengar sehari-hari. Saya berjanji istilah itu tidak akan digunakan lagi dalam majalah ini."

Artikel tersebut mengulas cara berpakaian agar beda dengan Rihanna yang berpenampilan seperti "Ultimate niggabitch". Artikel itu juga menjuluki pelantun "We Found Love" tersebut sebagai orang kulit hitam jalanan yang suka berpakaian semi telanjang.


Setelah majalah itu terbit, Rihanna sempat protes langsung pada Eva ketika mengetahui soal artikel itu. "Anda telah merendahkan hak asasi manusia," ujar Rihanna pada Eva via Twitter.

Sebelumnya, Rihanna juga mendapat perlakuan rasis saat di Portugal. Seorang staf hotel melontarkan ejekan "Nigga" yang menyinggung rasnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait