Eks pemain Timnas Perancis, David Ginola, mengungkap kalau Beckham dibeli bukan karena skill sepak bola tetap hanya untuk menjual nama PSG.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 23 Februari 2013 - 12:26 WIB
WowKeren - Kehadiran David Beckham di Paris Saint-Germain rupanya kurang diterima dengan baik. Menurut eks pemain Timnas Perancis, David Ginola, PSG merekrut Beckham hanya demi sensasi agar lebih dikenal masyarakat luas.
"Secara strategi itu adalah ide yang sangat cemerlang. Itu merupakan strategi dengan menggunakan teori Anglo-Saxon," sahut eks pesepakbola berusia 46 tahun ini. "Orang-orang sekarang akan mendengar nama PSG, Dan dengan mengumumkan kalau gaji Beckham disumbangkan untuk amal, mereka sudah menciptakan efek yang dramatis. Sebuah efek komunikasi."
Ginola juga menilai kalau mantan pemain Manchester United dan LA Galaxy itu tak punya skill sepak bola yang sangat hebat. Satu-satunya keunggulan Beckham yakni soal reputasi dan kepribadiannya yang simpatik.
"Anda bisa membandingkan antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo," tutur Ginola. "Namun siapa yang bisa dibandingkan dengan Beckham? Satu hal yang pasti, reputasinya melebihi skill sepak bola yang ia miliki."
Ginola bukan satu-satunya pihak yang menyudutkan Beckham. Sebelumnya pemain yang akan debut di laga PSG vs Marseille, Minggu (24/2) tersebut sempat pula disindir oleh Joey Barton.
"Paris memiliki banyak nama besar dan pemain besar. Beckham adalah seorang bintang besar di luar lapangan, namun di dalam lapangan ia bukan sebuah ancaman besar," ujar gelandang Marseille tersebut. "Ia akan menyebabkan ketakutan yang lebih kecil, dibandingkan dengan saat ia masih bermain di Premier League. Sangat naif jika hanya berkonsentrasi pada seorang David Beckham."
(wk/)