FPI meminta para ustad untuk tidak hadir dalam pertemuan yang diduga akan diadakan Solmed di rumahnya, dalam waktu dekat.
- Tim WowKeren
- Kamis, 22 Agustus 2013 - 14:36 WIB
WowKeren - FPI melarang para Da'i untuk memberikan dukungan pada Ustadz Solmed. Ini dampak dari tuduhan memasang tarif tinggi yang dialami Solmed.
Sekretaris Jendral DPP FPI, Ustad Novel Bamu'min, mengaku kalau Solmed akan mengundang sejumlah Da'i maupun ustadz-ustadz untuk pertemuan di rumahnya. "Tanggal 28 Agustus nanti hati-hati, ini ustad-ustad sudah diteleponin mau dikumpulin dan diperalat sama dia. Dikumpulin semua di rumahnya dimasukin TV, ngedukung dia," ujar Novel.
Menurut Novel, strategi Solmed itu justru keliru. Suami April Jasmine ini seharusnya malah menyelesaikan masalah dengan pihak Majelis Taklim Shalawatullah Dakwah Tariqul Jannah, panitia yang mengundang Solmed untuk berdakwah di Hong Kong.
"Mestinya jangan begitu, panggil orang yang di Hong Kong, duduk bersama dan selesaikan baik-baik. Jangan memperalat ustad-ustad," saran Novel. "Kita lagi intruksikan dan sudah teleponin untuk tidak datang. Karena kalau Solmed salah, akan kebawa dampaknya. FPI juga diundang, tapi kita nggak mau apalagi kalau masalah ini belum selesai."
Sebelumnya, Solmed dituduh telah meminta tambahan tarif dari HKD 6 ribu (Rp 8 juta) menjadi HKD 10 juta (Rp 13,4 miliar) serta fasilitas mewah lainnya. Sejauh ini Solmed bersikap cuek seandainya panitia melaporkannya ke polisi terkait masalah tarif tinggi itu.
(wk/)