Menurut Agus, bermain politik bukanlah bidangnya dan memilih menyerahkannya pada yang lebih ahli.
- Tim WowKeren
- Rabu, 26 Maret 2014 - 06:55 WIB
WowKeren - Agus Kuncoro mengaku lebih suka dengan sistem Pemilu di masa lalu, di mana calon anggota legislatif dipilih langsung oleh parpol sehingga tampak lebih kompeten dan bisa punya program yang jelas jika dibandingkan sekarang yang mengandalkan uang dan popularitas.
"Saya lebih senang pilkada model yang jaman dulu. Semuanya lewat partai, kaderisasi partai orang yang memang berprestasi di partai dan bisa jadi calon nomor satu. Kalo sekarang kan, elo nggak tau siapa, elo punya modal yang besar, atau elo terkenal, elo bisa menjadi caleg, padahal dia nggak tau apa-apa tentang politik itu sama sekali. Dia juga nggak tau tentang programnya," ungkap Agus di kawasan Epicentrum, Jakarta, Selasa, 25 Maret.
Agus lantas berpesan agar masyarakat memilih wakil rakyat yang baik dan menghindari golput karena para anggota legislatif merupakan wakil masyarakat di pemerintahan. "Pilihlah calonmu dengan baik, karena dia yang akan mewakili kita dan jangan golput," lanjutnya.
Agus pun mengaku pernah ditawari untuk berkecimpung di dunia politik beberapa tahun lalu, namun ditolaknya dengan alasan tidak berminat dan tidak punya kemampuan. Menurutnya, resiko tanggung jawab dalam berpolitik sangat besar sehingga dia menghindari hal tersebut.
"Aku pernah ditawarin nyaleg tapi aku nggak mau. Tanggung jawab akhiratnya terlalu berat. karena itu bukan bidangku dan aku juga tidak mau tahu. Maksudnya, biarlah ada orang yang lebih ahli di situ, serahkan pada yang ahli. Kalo nggak tau apa-apa jangan coba di situ. Mengerikan sekali buat saya hal-hal yang kayak itu. Di luar duniaku sekali," pungkasnya.
(wk/)