Kejadian itu terjadi saat putri sulung Mona masih berusia 6 tahun.
- Tim WowKeren
- Senin, 27 Juni 2016 - 14:30 WIB
WowKeren - Sebagai ibu, Mona Ratuliu tentu ingin menjadi yang terbaik bagi ketiga anaknya. Sejak tiga tahun yang lalu, Mona pun mulai menggeluti bidang ilmu parenting. Ternyata keputusan Mona tersebut berawal saat putri sulungnya, Davina Shava Felisa, berniat pergi dari rumah.
"Aku enggak suka ibu kayak Bunda. Aku mau pergi dari rumah. Dia (Davina) bilang begitu sambil berkemas," cerita Mona dilansir Tabloid Bintang pada Senin (27/6). "Dari situ muncul bayangan seandainya Davina bicara seperti itu saat umurnya 16 atau 17 tahun. Sudah pasti kabur betulan."
Alih-alih menghukum Davina, Mona justru mengintrospeksi dirinya sendiri. Ia pun mulai menggagas acara seminar parenting bersama rekan-rekannya yang merasa senasib.
"Untungnya saya tidak seperti orangtua kebanyakan di zaman dulu. Davina tidak saya hukum. Justru saya yang instropeksi diri dan mulai mencari tahu apa yang salah," lanjut Mona. "Dari situ saya mulai menggagas untuk membuat seminar sendiri. Dengan bareng-bareng teman, seminar jadi seru. Selain itu biaya yang dibutuhkan bisa ditekan karena patungan."
Menurut Mona, setiap anak terlahir unik dan berbeda. Mona pun kini memiliki laman khusus yang berisi tulisan artikel parenting. Lewat laman tersebut, Mona berharap agar banyak orangtua yang melahirkan anak-anak cerdas.
"Setiap anak unik dan berbeda. Hanya saja saya sudah menjadi orang tua yang lebih siap menghadapi mereka," tambah Mona. "Makanya ada 'think' yang menyertai 'parent'. Bukan sekadar parenting."
(wk/)