Kapolresta Medan mengungkap alasa Aiptu JSM marah hingga menganiaya siswa dan petugas warnet.
- Tim WowKeren
- Jumat, 05 Agustus 2016 - 20:47 WIB
WowKeren - Baru-baru ini publik dihebohkan oleh video polisi yang melakukan penganiayaan pada siswa dan seorang petugas warnet di Medan. Dalam video itu, seorang oknum polisi berinisial JSM terlihat menendang dan memukul kedua pemuda itu.
Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengaku sangat menyesalkan kejadian tersebut. Ia juga telah berbicara dengan keluarga korban dan meminta maaf.
Dalam pernyataannya baru-baru ini, Mardiaz mengungkap jika polisi itu marah lantaran melihat ada siswa yang bolos dan bermain game. Sementara penjaga warnet yang ada justru diam saja dan mengingatkan.
"Saat itu dia melihat anak sekolah main game di dalam warnet Bloody, padahal masih jam sekolah," terang Mardiaz. "Namun sang penjaga warnet mengacuhkan sehingga terjadi hal yang kita sesalkan itu."
Meski begitu, Mardian mengatakan jika perbuatan JSM itu salah. Ia berjanji akan memberikan sanksi tegas pada polisi berpangkat Aiptu itu.
"Tapi apapun ceritanya, dia (Aiptu JSM) salah," imbuhnya. "Kan ada sanksi disiplin."
(wk/)