Wanita itu mengaku tak menggunakan burkini, tapi begini tanggapan dari para polisi Perancis ...
- Tim WowKeren
- Jumat, 26 Agustus 2016 - 12:47 WIB
WowKeren - Baru-baru ini Perancis membuat larangan bagi wanita untuk memakai burkini di pantai. Kebijakan itu disebut-sebut sebagai bentuk Islamphobia di negara yang berpaham sekularisme ini.
Bahkan baru-baru ini ada wanita yang memakai baju menyerupai burkini dipaksa untuk melepaskan pakaiannya di depan umum oleh polisi. Wanita bernama Siam ini pun menceritakan pengalaman buruk tersebut karena merasa sakit hati.
Saat itu, wanita berusia 34 tahun ini sedang berlibur ke pantai bersama anaknya. Namun tiba-tiba tiga orang polisi mendekatinya. "Mereka membacakan larangan yang dibuat oleh Wali Kota Cannes tentang pakaian yang aku gunakan. Padahal, aku tidak memakai burkini," ungkap Siam.
"Aku sempat menolak membukanya karena yang aku pakai adalah bandana dan kaus panjang, tapi mereka memberikan ancaman verbal kepadaku," jelas Siam. "Aku sangat takut dengan apa yang terjadi padaku dan anak-anak. Juga perlakuan orang lain pada kami nantinya."
Siam mengaku ada orang yang membelanya, namun lebih banyak yang justru memberikan tepuk tangan para polisi dan memintanya melepaskan baju. "Hari ini dilarang (memakai pakaian muslim) di pantai. Besok, di jalan? Besok, apakah kita akan dilarang melakukan ajaran agama sama sekali?" curhat Siam.
Selain Siam, pengalaman memalukan serupa juga sempat dialami oleh seorang wanita di Pantai Nice. Dari foto yang tersebar viral, wanita itu sedang menikmati pemandangan dengan pakaian panjang berwarna biru muda. Namun polisi sekitar memaksanya melepas pakaian itu. Kejadian ini langsung mendapat banyak kecaman dari publik.
(wk/)a group of men humiliate a woman by forcing her to strip in public, and it's legal #BurkiniBan pic.twitter.com/0RC04zJoSF
— lizzie (@LizzbaWest) August 24, 2016