Topi Khas Batak Jokowi Tuai Kontroversi, Begini Tanggapan Pemprov Sumut
Nasional

Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Utara menjelaskan soal topi Jokowi yang menuai kontroversi.

WowKeren - Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo sempat melakukan kunjungan ke Sumatera Utara. Sang Presiden bahkan sempat mengikuti Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba di Balige, Kabupaten Toba Samosir, Minggu (21/6). Saat itu, Jokowi dan Ibu Negera mengenakan pakaian khas adat Batak.

Namun, penampilan Jokowi tersebut rupanya menuai kontroversi. Ada sejumlah kalangan yang menilai jika pakaian terutama talitali ikat kepala atau topi khas Batak yang dikenakan sang presiden salah. Bahkan, beberapa akun di media sosial sempat menghina dan menjadikan foto Jokowi sebagai lelucon.

Kontroversi tersebut rupanya juga diketahui oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Utara, Elisa Marbun mengatakan jika penutup kepala yang dikenakan oleh Jokowi itu hanya bagian dari atribut karnaval. Pihaknya juga telah berkonsultasi pada penenun asli dari Silindung, Kabupaten Toba Samosir untuk membuat pakaian Presiden Jokowi.


"Talitali itu bukan untuk acara adat, tapi hanya untuk karnaval. Jadi, berhentilah kita mempermasalahkan itu" ujarnya. "Para penenun ini tentunya sudah paham terhadap penggunaan talitali tersebut. Untaian rambut atau benang putih dibiarkan menjuntai panjang dan banyak melambangkan banyaknya rakyat Indonesia (khusus masyarakat Batak) yang dipimpin oleh Presiden Jokowi. Dan, benang putih itu sengaja tidak dipilin karena ulos tersebut hasil tenunan."

Lebih lanjut, Kepala Dinas Pariwisata ini berharap agar masyarakat lebih memperhatikan esensi dari karnaval tersebut secara lebih positif. Pasalnya, acara itu sengaja diadakan untuk mempromosikan pariwisata di Sumatera Utara.

"Mari kita ikut mendukung program pemerintah untuk memajukan pariwisata di Sumatera Utara. KKPDT itu dibuat untuk memajukan daerah ini. KKPDT ini juga akan dijadikan agenda tahunan dalam penguatan destinasi Danau Toba," pungkasnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!