Kondisi Korban Badai Matius di Haiti Memprihatinkan Gara-Gara Bantuan Terlambat
Dunia

Bagaimana kondisi warga Haiti pasca badai Matius yang memporak-porandakan seluruh wilayah tersebut?

WowKeren - Awal Oktober lalu kawasan Haiti telah dilanda badai Matius. Musibah itu pun hingga saat ini masih menyisakan berbagai kisah pilu.

Bencana alam yang telah memporak-porandakan kawasan Amerika Utara ini diketahui telah menewaskan sedikitnya seribu korban jiwa. Lebih dari 175 ribu orang terpaksa harus kehilangan rumahnya hingga tinggal di pengungsian. Tak hanya itu, para korban yang berada di pengungsian pun kini mulai dilanda kekurangan makanan, minuman dan obat-obatan.

Para pengungsi tersebut mengalami kelaparan dan membutuhkan kebutuhan bersifat medis guna pemulihan kondisi pasca kejadian. Selama tinggal di pengungsian, sebagian dari mereka juga terserang penyakit kolera. Hal ini mengakibatkan korban jiwa berjatuhan kembali.

Sebagai bentuk simpati, organisasi dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pun turut andil dalam menangani musibah tersebut. Namun, bantuan yang didatangkan oleh organisasi kemanusiaan ini mengalami keterlambatan distribusi. Pasalnya, terdapat beberapa daerah yang sulit dijangkau oleh para petugas.


Daerah di sekitar pelabuhan Les Cayes merupakan salah satu lokasi bencana terparah akibat badai Matius. Truk bantuan yang berisi obat-obatan, makanan serta keperluan lain yang melewati kota itu dijarah oleh para pengungsi. Mereka saling berebut satu sama lain demi mendapatkan kebutuhan yang mereka perlukan.

Aksi penjarahan ini berlangsung sebelum Ban Ki Moon, sekretaris PBB tiba di Haiti. Setelah tiba, Ban Ki Moon yang saat itu mengenakan kemeja putih langsung menyapa para korban dan memberikan pidatonya. PBB telah mengeluarkan dana sebanyak USD 1,4 juta (setara Rp 183 miliar) untuk membantu korban Haiti.

"Ini jelas menjadi perhatian untuk koordinasi dan pengiriman bantuan," ujar koordinator kemanusiaan PBB untuk Haiti, Mourad Wahba, dilansir AFP pada Senin (17/10). "Respon harus fokus pada keamanan. Kami harus bisa membuka jalan untuk membantu mereka."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!