Donald Trump Tuding Pilpres AS Bakal Dicurangi, Obama: Dia Harus Berhenti Merengek
Dunia

Begini tanggapan Barack Obama terkait tudingan Donald Trump jika pilpres AS bakal penuh kecurangan.

WowKeren - Pemilihan Presiden Amerika Serikat semakin panas. Beberapa waktu lalu, kandidat dari Partai Republik kembali mengeluarkan pernyataan yang kontroversi. Pengusaha itu mengatakan jika pilpres mendatang akan penuh kecurangan.

Donald Trump mencurigai adanya sejumlah warga yang telah meninggal dunia, namun namanya masih terdaftar. Oleh karena itu, ia mengimbau para pendukungnya untuk mengawasi tempat pemungutan suara.

Hal tersebut rupanya juga diketahui oleh Presiden AS, Barack Obama. Dalam pernyataannya baru-baru ini Obama mengkritik ucapan Donald Trump tersebut dan menyebutnya mendiskreditkan pemilu.

"Sepanjang hidup atau dalam sejarah politik modern saya tidak pernah menemui calon presiden yang mendiskreditkan pemilu dan proses pemilu sebelum pemungutan suara digelar. Ini tidak pernah terjadi sebelumnya," ujar Obama.


Obama mengatakan jika sistem pemilu di AS dipantau oleh berbagai pejabat lokal dan tidak pernah ditemukan kasus pemilih palsu yang signifikan. Ia bahkan meminta Trump agar berhenti "merengek" jika ada hal yang tidak sesuai keinginannya.

"Jika hal tidak berjalan baik untuk anda dan anda kalah, anda mulai menyalahkan orang lain, maka anda tidak memiliki kemampuan untuk pekerjaan ini," imbuh Obama. "Saya sarankan untuk Trump agar berhenti merengek dan berusaha untuk mendapatkan suara."

Sementara itu, Donald Trump memang kerap menuai kontroversi beberapa waktu belakangan ini. Suami Melania Trump sempat dituding berkomentar cabul dan melakukan pelecehan pada wanita.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait