Netter mendiskusikan alasan buruknya hasil yang didapat A Pink pada periode comeback kali ini.
- Tim WowKeren
- Selasa, 25 Oktober 2016 - 14:00 WIB
WowKeren - Comeback A Pink begitu dinanti-nantikan mengingat sudah lebih dari satu tahun sejak Chorong dan kawan-kawan merilis album "Pink Memory". September lalu, A Pink merilis album baru mereka yang berjudul "Pink Revolution" berikut lagu utama "Only One".
Sayangnya, comeback A Pink kali ini meraih hasil yang tak begitu memuaskan. Tak seperti lagu-lagu sebelumnya, "Only One" gagal mempertahankan posisinya di 10 besar chart musik digital dan terus merosot.
Seakan belum cukup, penjualan album fisik "Pink Revolution" juga tak sebaik album A Pink sebelumnya. Alhasil, grup beranggotakan 6 orang tersebut tak meraih satupun trofi di acara musik dan gagal mengungguli GOT7 yang comeback di minggu yang sama.
Hasil tak memuaskan yang didapat A Pink di periode comeback kali ini pun menjadi topik perbincangan netter. Hiatus yang terlalu lama serta lagu yang kurang public friendly disebut menjadi penyebabnya. Selain itu, hadirnya grup-grup rookie seperti Twice, IOI, G-Friend dan Black Pink disebut-sebut juga memberikan dampak pada menurunnya popularitas A Pink.
"Mereka terlalu lama promosi di luar negeri dan lagu baru mereka juga kurang greget," komentar netter. "Sebenarnya tidak masalah kalau mereka nggak dapat trofi tapi memang terasa kok kalau perhatian publik sudah teralihkan pada grup-grup baru," kata netter lainnya. "A Pink sudah pernah merasakan puncak popularitas jadi bisa dimengerti kalau sekarang terjadi pergeseran generasi," tambah yang lain.
(wk/)