Bagaimana respon Ahok terkait rencana demo massal yang ditujukan untuknya? Simak di bawah ini.
- Tim WowKeren
- Senin, 31 Oktober 2016 - 14:46 WIB
WowKeren - Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok rupanya sudah mendengar rencana demo massal yang akan dilakukan ribuan massa dari ormas Islam pada 4 November depan, terkait dugaan penistaan agama yang pernah dilakukannya. Menurut Ahok, seharusnya demo tersebut tidak dilakukan, serta meminta agar pihak-pihak yang kurang berkenan dengan tindakannya dulu itu untuk mendatangi Bareskrim Polri. Dengan demikian, semua pihak mendapat penjelasan.
"Silakan kalau yang berpihak enggak suka, kan pihak yang enggak suka juga punya pengacara, punya bagian hukum, minta saja berita acara pemeriksaan ke penyidik Bareskrim, buat apa merusak Jakarta," kata Ahok kepada media di RPTRA Kecapi, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin, 31 Oktober.
Ahok juga menegaskan dirinya telah meminta maaf kepada publik, serta mendatangi Bareskrim Polri untuk klarifikasi. Namun dia mengelak saat klarifikasi di Bareskim itu disebut sebagai upaya pencegahan demo mendatang.
"Saya kira itu bagian keamanan (terkait demo), bukan tugas saya. Saya kira kasus juga sudah selesai, kita sudah minta maaf, sudah datang ke Bareskrim," kata Ahok. "Ya saya khawatir enggak khawatir. Kalau dia ngancam mau bilang apa, ya saya ikhlas saja kerja untuk rakyat. Saya ikhlas saja sudah. Saya kira pihak keamanan akan mengambil tindakan. Ini negara Pancasila, kita ada fondasi, UUD 45, NKRI, Pancasila."
(wk/)