Sebelumnya terdengar kabar bahwa ada perintah menembak? Begini penjelasan polisi.
- Tim WowKeren
- Senin, 31 Oktober 2016 - 18:57 WIB
WowKeren - Front Pembela Islam (FPI) mengungkap jika pihaknya akan melakukan demo besar-besaran pada 4 November mendatang. Demo itu sebagai bentuk aksi memprotes Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terkait ucapannya yang mengutip Al Quran.
Mengenai hal tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono, meminta masyarakat jangan langsung memercayai isu yang beredar di media sosial. Pasalnya, banyak aksi provokasi yang disebarkan oleh orang tidak bertanggung jawab di media sosial.
"Masyarakat jangan mudah percaya dengan isu-isu yang beredar di medsos," ungkap Awi dilansir dari Kompas. "Klarifikasi dulu, itu banyak hoax-nya, apalagi terkait demo 4 November itu banyak sekali hoax-nya."
Selain itu, Anggota Polda Metro Jaya juga akan mengawasi konten media sosial yang berisi muatan hasutan atau provokasi menjelang unjuk rasa. Pasalnya, ucapan provokatif itu bahkan menyerang organisasi kemasyarakatan maupun Polri dan TNI.
"Bahkan kemarin ada kabar ada perintah menembak pendemo, itu tidak betul. Saya sampaikan tidak ada (perintah Kapolda Metro Jaya) seperti itu," tambah Awi. Sehingga ia menghimbau kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir dengan adanya aksi demo pada 4 November 2016.
(wk/)