'Scarlet Heart Ryeo' Dikritik Terlalu Ngiklan di Episode Terakhir, Setuju?
TV

Drama SBS itu dikritik terlalu jelas menempatkan merk kosmetik di adegan penting IU untuk ending.

WowKeren - "Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo" meninggalkan pro kontra di kalangan penonton lewat episode terakhirnya. Seakan tak kurang kontroversi, penonton juga menyindir penggunaan merk yang terlalu ngiklan di dalam drama SBS tersebut.

Episode 20 memang menampilkan merk kosmetik dengan begitu jelas dan itulah yang dibahas oleh Xports News. Go Ha Jin (IU) yang sudah kembali ke masa depan melakukan pekerjaannya sebagai SPG kosmetik. Alhasil merk tersebut terpampang jelas dan bahkan difokuskan ke produknya saat Go Ha Jin menjelaskan manfaatnya.


Xports News mengkritik penempatan iklan (PPL) tersebut sebagai "anti klimaks" dan "sangat jelas maksudnya apa". Adegan tersebut sangat jauh berbeda dengan di versi asli "Bu Bu Jing Xin" untuk adegan yang sama. Ruo Xi di masa depan sebagai koresponden melihat peninggalan sejarah lalu bayangan sang pangeran di masa lalu mendatanginya dan membuatnya menangis di tempat.

Sedangkan Go Ha Jin bertemu dengan Ji Mong di masa depan yang ditawarinya produk kosmetik. Meski saat menjelaskan produk itu ia mengingat kejadian di Goryeo namun ingatannya akan Wang So justru setelah adegan itu. Go Ha Jin baru ingat pangeran ke-4 itu ketika melihat lukisan kuno usai bekerja jadi SPG di lokasi tersebut.

PPL yang berlebihan dalam drama memang kerap menuai kritikan karena cenderung menganggu fokus cerita. Drama "Yongpalyi" Joo Won dianggap yang paling parah sedangkan "Misaeng" dipuji penempatan produk dalam drama tidak memecah fokus penonton. Bagaimana menurut kalian untuk PPL di "Scarlet Heart Ryeo"?

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!