Begini komentar Ahok terkait penolakan yang dialaminya saat kampanye hingga berujung kericuhan.
- Tim WowKeren
- Kamis, 03 November 2016 - 08:52 WIB
WowKeren - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengalami kejadian kurang menyenangkan saat kampanye baru-baru ini. Gubernur DKI Jakarta non aktif ini ditolak saat blusukan hingga berujung kericuhan. Bahkan, pihak aparat sampai harus turun.
Menanggapi kejadian itu, Ahok akhirnya buka suara. Menurutnya, kejadian serupa akan terus terjadi dalam berbagai kesempatan. Bahkan, mantan bupati Belitung Timur ini mengaku sudah memperkirakannya.
"Kalau ngeliat gerakan kaya gini (unjuk rasa), kita kemanapun mereka akan intai. Mereka akan datang. Kita akan datang, lalu mereka akan datang," ujar Ahok. "Saya sudah perkirakan hari pertama hari kedua mereka mulai ngerasa kecolongan. Makanya hari ketiga mereka pasti datang."
Menurut Ahok, aksi penolakan tersebut merupakan tindakan yang melanggar aturan dan mencederai demokrasi. Tidak hanya itu, ia juga mencemaskan masyarakat yang ketakutan saat kericuhan terjadi.
"Ini yang saya katakan ini tidak dewasa. Hukum negara kita kan gak bisa dipaksa, harus ada aturan. Aturan disepakati ya sudah," imbuh Ahok. "Kalau kaya gini kan kasihan masyarakat ketakutan dengar suara suara begitu, teriak-teriak begitu."
Seperti diketahui Ahok dihadang oleh masa sekitar 30 orang saat berada di Pasar Rawa Belong, Jalan Sulaiman, Kebun Jeruk, Jakarta Barat. Mereka menolak kedatangan cagub DKI itu lantaran masalah penistaan agama.
(wk/)