Pendapatan Taylor Swift di tahun ini meningkat hingga puluhan juta.
- Tim WowKeren
- Kamis, 03 November 2016 - 13:27 WIB
WowKeren - Meskipun kisah cinta tidak berjalan mulus, namun karir Taylor Swift di dunia musik tetap gemilang. Bahkan belum lama ini, pelantun "Bad Blood" itu dinobatkan sebagai penyanyi bayaran tertinggi 2016 oleh majalah Forbes.
Berdasarkan media tersebut, Swift sukses meraup penghasilan USD 170 juta (sekitar Rp 2,2 triliun) di 2016. Mayoritas pendapatan tersebut diraihnya dari tur dunia "1989" yang dilakukannya.
Selain itu, Swift juga menandatangani beberapa kontrak endorsement bernilai jutaan dolar. "Lebih dari 3 juta album Swift terjual selama periode perhitungan kami," tulis majalah Forbes. "Termasuk juga dengan kontrak Keds, Diet Coke dan Apple."
"Dia telah membangun basis penggemar selama bertahun-tahun, hingga fansnya tersebar di berbagai segmen pasar," kata Lori Landew, seorang pengacara artis. "Kemampuannya menarik penonton muda, tua dan di antaranya, Swift menjadi rebutan promotor konser dan perusahaan yang ingin bekerja sama dengannya."
Berdasarkan pengamatan Forbes, bayaran penyanyi yang akrab disapa Tay Tay ini meningkat dari tahun sebelumnya. Pada 2015, mantan kekasih Calvin Harris itu hanya berhasil mengantongi USD 80 juta, di bawah pendapatan Katy Perry.
Kini, penyanyi pemenang Grammy Awards itu sukses mengungguli bayaran sederet musisi papan atas lainnya, termasuk Beyonce. Dengan album "Lemonade", Queen Bey hanya mampu menghasilkan sekitar USD 54 juta. Ia berada di posisi kelima dalam daftar penyanyi bayaran tertinggi 2016.
(wk/)