Kubu Hillary Setujui Penghitungan Suara Ulang, Trump 'Ngamuk' di Twitter
Dunia

Donald Trump bereaksi keras menanggapi rencana penghitungan ulang suara Pilpres AS.

WowKeren - Donald Trump telah terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat usai mengalahkan Hillary Clinton dalam electoral vote beberapa waktu lalu. Namun, kemenangan kandidat dari Partai Republik ini rupanya menuai polemik hingga sekarang.

Apalagi setelah diketahui fakta jika sebenarnya Hillary Clinton unggul lebih dari 2,2 juta suara dibanding Trump. Hal tersebut memicu sejumlah pihak menuntut dilakukannya penghitungan suara ulang.

Penghitungan suara ulang itu dilakukan di Wisconsin. Bahkan tim kampanye Hillary Clinton kabarnya memutuskan untuk ikut dalam penghitungan tersebut.

Hal tersebut rupanya membuat Trump meradang. Melalui akun Twitternya ia mengecam pihak-pihak yang menentang kemenangannya dan mengingatkan Hillary yang mengatakan akan menerima hasil Pilpres dan mengakui kekalahannya.


Trump bahkan mengatakan jika ia akan memenangkan popular vote juga jika tidak ada pemilih ilegal. Seperti diketahui sejak masa kampanye, Trump selalu mencurigai adanya pemilih ilegal dalam pemilu AS.

Sementara itu, kemenangan Trump memang menuai kontroversi hingga sekarang. Banyak warga yang turun ke jalan menyuarakan demo anti Trump.

Presiden terpilih Amerika Serikat ini memang dikenal sebagai sosok yang kerap menjadi sorotan lantaran ucapannya seolah menebar kebencian pada sejumlah kalangan. Bahkan sejak ia terpilih kekerasan pada kaum minoritas di AS dilaporkan meningkat.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait