Simak penjelasan bagaimana kebijakan itu akhirnya dihentikan oleh Obama di bawah ini.
- Tim WowKeren
- Jumat, 13 Januari 2017 - 09:44 WIB
WowKeren - Barack Obama akan melepaskan jabatannya sebagai Presiden Amerika Serikat dalam hitungan hari lagi. Di penghujung masa jabatannya, Obama akhirnya mengakhiri kebijakan lama yang memungkinkan warga Kuba untuk menetap di AS tanpa visa. Kebijakan berumur 20 tahun itu memungkinkan imigran asal Kuba yang menginjakkan kaki di tanah AS menjadi penduduk legal setelah satu tahun.
Dilansir Telegraph, banyak warga Kuba di AS menganggap pemerintah sedang menguntungkan rezim Kuba. Padahal rezim di Kuba telah gagal untuk mengatasi masalah HAM atau Hak Asasi Manusia. Sebagai balasannya, Havana sepakat untuk menerima kembali warga Kuba yang memilih kembali ke kampung halaman mereka, atau karena dideportasi oleh Pemerintah AS.
Di hari-hari terakhir jabatannya, Presiden Obama juga sedang mencoba untuk melanjutkan pencairan hubungan AS dan Kuba. "Dengan perubahan ini, kami akan terus menyambut warga Kuba seperti kita menyambut imigran dari negara-negara lain, sesuai dengan hukum kita," kata Obama.
Dalam sebuah pernyataan yang disiarkan stasiun televisi Kuba, Pemerintah Kuba memuji langkah Obama ini. Kuba menyebut kebijakan Obama sebagai langkah penting untuk membangun hubungan baik kedua negara.
(wk/)