Seperti apa penjelasan pihak Kementan terkait keluhan Ahok soal kebersihan toilet.
- Tim WowKeren
- Senin, 23 Januari 2017 - 12:20 WIB
WowKeren - Persidangan kasus penistaan agama yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) digelar di telah dipindahkan ke Gedung Kementerian Pertanian (Kementan), Ragunan, Jakarta Selatan. Namun, beberapa waktu lalu Gubernur Petahana ini justru sempat mengeluh mengenai Gedung tersebut.
Dalam pernyataannya beberapa waktu lalu, Ahok menyebut jika toilet di Auditorium Kementan kotor. "Toilet di Kementan ampun, toiletnya jorok, kotor. Sehari saya bisa 1-3 kali (ke toilet)," ujar Ahok.
Menanggapi tudingan Ahok tersebut, pihak Kementan buka suara. Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Agung Henriadi mengatakan jika pekerja kebersihan biasanya melakukan tugasnya pada pukul 05:00 WIB.
"Kami telah cek semua pekerja dan SOP yang ada, bahwa pekerjaan telah dipihak-ketigakan dan selama sidang Ahok, kebersihan dilakukan mulai pukul 05:00 WIB, dan pukul 06:00 WIB telah diserahterimakan ke pihak pengadilan," ujar Agung dilansir dari Kompas.
Agung menambahkan jika selama persidangan para petugas kebersihan dilarang untuk masuk. Oleh karenanya tidak ada orang yang memantau kebersihan toilet sehingga menjadi kotor. "Tanpa ada petugas dan tidak terpantau kebersihannya," imbuhnya.
Lebih lanjut, Agung meminta agar petugas cleaning service diizinkan untuk masuk demi menjaga kebersihan. Tidak hanya itu mereka juga telah menghubungi perusahaan yang bertanggung jawab demi menjaga agar kejadian semacam ini tidak terulang lagi.
Sementara itu, sidang pekan lalu merupakan peradilan ketiga kasus penistaan agama Ahok yang digelar di Gedung Kementan. Rencananya sidang berikutnya akan digelar pada pekan ini.
(wk/)