Larang Muslim Masuk AS, Sederet Seleb Kecam Donald Trump di SAG Awards 2017
Selebriti

Dari Ashton Kutcher hingga Rihanna, berikut sindiran dan kritikan pedas untuk Donald Trump.

WowKeren - Dalam ajang Screen Actors Guild Awards, Sabtu (29/1), sederet aktor Hollywood beramai-ramai menyampaikan kekecewaannya terhadap Presiden AS Donald Trump. Aktor Ashton Kutcher, misalnya yang membuka acara penghargaan tersebut dengan menyindir kebijakan Trump mengenai larangan Imigran Muslim.

"Selamat malam, anggota SAG-AFTRA, penonton di rumah dan setiap orang di bandara yang termasuk dalam Amerika-ku," ujar Kutcher di atas panggung Shrine Auditorium, Los Angeles. "Kalian adalah bagian dari kami. Dan kami mencintai dan menyambut hangat kalian semua."

Bukan hanya Ashton Kutcher saja kesal dengan kebijakan Presiden AS Donald Trump. Beberapa selebriti Hollywood juga sependapat dengan Kutcher. Mereka bahkan tak segan-segan mengutuki tindakan Trump tersebut.

"Aku baru saja terbang dari India sehari yang lalu. Ketika aku mendengar berita itu, hal tersebut benar-benar menghancurkan," ujar Dev Patel yang dinominasikan Aktor Pendukung Terbaik di SAG Awards 2017. "Hal pertama yang datang ke kepalaku adalah anak-anak yang tiba di sini dengan harapan di dalam hati mereka. Ini mengerikan."

Penyanyi John Legend juga melontarkan kritikan pedas untuk Trump. "Segala yang dilakukan pemerintah akan dilakukan atas nama kami. Aku percaya negara kami seharusnya terbuka dan inklusif, khususnya untuk pengungsi dari negara rawan konflik. Mereka menghindari terorisme, mereka melarikan diri dari perang dan genoside," ujar musisi peraih Grammy Awards ini dilansir Mirror UK.


Menyusul John Legend, Rihanna juga mengatakan hal serupa. RiRi yang terkejut mendengar berita itu langsung mengomel di akun Twitter. "Menjijikan! Amerika akan hancur! Betapa dirimu kayak babi tidak bermoral harus menerapkan BS (Bull Shit) seperti itu," tulis RiRi.

Menariknya, cuitan Rihanna itu langsung disukai lebih dari 250 kali dan diretweet lebih dari 120 ribu fans. Tak sedikit juga fansnya yang menyetujui perkataan pelantun "Work" itu. "Terima kasih untuk menggunakan platform-mu untuk membangkitkan perhatian untuk ketidakadilan ini. Aku mencintaimu," ujar seorang fans.

Sebelumnya, Donald Trump mengeluarkan perintah berisi ketentuan larangan masuk bagi semua pengungsi ke AS selama 120 hari pada Jumat (17/1) lalu. Perintah itu juga menolak kedatangan seluruh pengungsi asal Suriah dan memblokir kedatangan warga dari tujuh negara mayoritas muslim ke AS untuk sementara waktu. Ketujuh negara itu adalah Iran, Irak, Libya, Somalia, Sudan, Suriah, dan Yaman.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!