Bagaimana penjelasan Plt DKI Jakarta Sumarsono mengenai tanggapannya atas pernyataan Prabowo itu?
- Tim WowKeren
- Rabu, 01 Februari 2017 - 09:13 WIB
WowKeren - Pemerintah provinsi menjadi sorotan publik setelah media nasional memberitakan pernyataan Prabowo Subiakto mengenai adanya kebocoran dana di anggaran DKI Jakarta. Pernyataan itu diungkapkannya saat melakukan kampanye untuk pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur Anies Baswedan - Sandiaga Uno beberapa waktu lalu. Prabowo menyebut bahwa anggaran DKI selama ini bocor sebanyak 25 persen.
"Saudara-saudara anggaran Jakarta itu Rp 70 triliun. Semua ahli mengatakan yang bocor itu 25 persen atau Rp 17 triliun," ujar Prabowo. "Ini penyakit lama. Portugis datang kasih ini, Belanda datang kasih itu. Sampai kita merdekapun sama."
Mendengar hal ini, Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono membantah terjadi kebocoran anggaran di pemerintah provinsi. Menurutnya, penyaluran dana pemprov DKI tertunda lantaran masih ada pembangunan proyek yang ditunda. Misalnya pembangunan rumah susun, proyek penyediaan air bersih untuk RT di Jakarta, serta rehabilitasi gedung sekolah.
"Pak Prabowo mungkin punya datanya sendiri. Tapi yang pasti tidak ada kebocoran dana seperti yang ia sebutkan itu," kata Sumarsono dilansir Liputan6, Selasa, 31 Januari. "Semua itu bukan bocor tapi tidak bergerak karena beberapa proyek ditunda. Itu untuk klarifikasi saya seperti itu. "Dana anggaran DKI sendiri bukan Rp 70 triliun tapi Rp 70,1 triliun."
(wk/)