Begini gaya Ahok ketika memamerkan kinerjanya saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
- Tim WowKeren
- Kamis, 23 Februari 2017 - 07:32 WIB
WowKeren - Setelah kembali menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akhirnya meresmikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo, Rabu (22/2). Rencananya, wilayah tersebut akan dijadikan percontohan untuk ruang hijau di wilayah lain.
Meski sempat menuai kontroversi, namun kini warga tampaknya telah menyambut baik gagasan Ahok ini. Hal tersebut dibuktikan dengan kegembiraan warga saat menyambut Ahok dalam acara peresmian. Dalam acara tersebut, ia menandatangani prasasti, groundbreaking atau peletakan batu pertama untuk pembangunan Masjid serta sambutan.
Dalam sambutan itulah Ahok sempat mengundang tawa seluruh warga yang hadir dengan guyonan dalam Bahasa Jawa. "Marah-marah itu dulu. Sekarang enggak marah-marah lagi. Sekarang bicaranya nuwun sewu (permisi). Kalau malam saja ketemu orang, ngomong sugeng ndalu," kata Ahok.
Ahok bahkan mengenalkan sapaan dirinya yang baru yaitu Basuki. "Dulu Ahok (marah-marah), sekarang Basuki beda. Saya lagi belajar bahasa Jawa, ngomongnya lebih pelan. Doakan saya jadi Basuki beneran," jelasnya. Ia pun sempat melontarkan jargon Presiden kedua RI Soeharto yang langsung disambut riuh tawa warga.
"Ketemu orang saya bilang, 'penak zamanku toh jadi gubernur?' Iso tuku (bisa beli) daging murah Rp 35 ribu, sakit ora (tidak) bayar," celetuk Ahok dengan nada bercanda. Maksud dari celetukan itu sendiri adalah program Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang dapat membeli daging sapi murah serta berobat gratis di puskesmas dan RSUD kelas III.
(wk/)