Heboh Isu Nenek Sidup Diancam Karena Dukung Ahok, FPI: Itu Hoax
Nasional

Begini kronologi padamnya listrik rumah nenek Sidup yang sempat diduga akibat diskriminasi lantaran mendukung Ahok.

WowKeren - Belakangan isu diskriminasi dari ancaman yang diterima nenek Sidup tengah ramai dibicarakan di media sosial. Nenek berusia 80 tahun ini disebut mendapat ancaman dari anggota Front Pembela Islam (FPI) lantaran mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Bahkan listrik dan saluran air di rumahnya di Pejaten Timur, Jakarta Selatan juga diputus.

Menanggapi isu yang beredar itu, pihak FPI langsung langsung mencari informasi. Pihak FPI bersama lurah setempat mendatangi kediaman Sidup untuk mengetahui perkara yang sebenarnya.

Usai pertemuan itu, Ketua Laskar Front Pembela Islam (FPI), Ridwan Sholeh akhirnya membantah hal tersebut. Menurutnya kabar kunjungan Ahok juga tidak diketahui oleh warga sekitar.

"Engga ada sama sekali yang ketemu Ahok. Makanya Lurah nemuin bu Sidup untuk minta diceritain kejadian sebenarnya, saat lurah selesai minta penjelasan, lurah juga menyimpulkan kalau berita diskriminasi itu hoax," ujar Ridwan.

Sementara itu, nenek Sidup sendiri juga telah membantah mengenai isu yang berkembang di media sosial. Syarifuddin, tetangga nenek Sidup juga membantah adanya ancaman. Ia menjelaskan jika kediaman nenek Sidup merupakan bekas warung keluarganya.


Oleh karena itu, listrik dan air yang dialirkan ke rumah nenek Sidup semua dari rumahnya. Namun pada saat kejadian, keluarga Syariffudin tidak berada di rumah sehingga listrik di kediaman nenek Sidup mati.

"Malam itu, seluruh keluarga pergi jadi tidak ada orang di rumah. Karena Bu Sidup listriknya nyambung ke rumah jadi otomatis mati, karena di rumah listriknya dimatiin," jelas Syarifuddin.

Nenek Sidup sendiri merupakan janda yang tinggal sendirian. Ia memutuskan menjual rumahnya setelah berpisah dari suaminya. Warga sekitar kemudian menempatkan nenek Sidup di rumah bekas warung itu agar warga bisa menjaganya.

"Setelah rumahnya dijual, dia (Sidup) tidurnya di mana-mana. Makanya RT sama RW enggak tega, akhirnya Bu Sidup disuruh tinggal di situ," imbuhnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait