Begini tanggapan Ahok soal aksi 5 Mei yang diduga berusaha mempengaruhi hasil vonis sidangnya.
- Tim WowKeren
- Kamis, 04 Mei 2017 - 13:39 WIB
WowKeren - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok akan kembali didemo oleh masa dari ormas Islam. Aksi dari massa GNPF MUI itu akan dilangsungkan pada 5 Mei 2017 atau menjelang sidang pembacaan vonis Ahok, 9 Mei 2017.
Mengenai hal tersebut, Ahok mengaku tak masalah dan mempersilakan bila ada masyarakat yang menggelar aksi tersebut di depan gedung Mahkamah Agung sekalipun. "Ya, demo saja," kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Kamis (4/5).
Menurut Ahok, aksi 5 Mei tidak akan mempengaruhi keputusan majelis hakim terkait kasusnya. Pasalnya, di sidang akhir kasus dugaan penistaan agama, hakim akan membacakan vonis sesuai bukti dan keputusan yang adil.
Ahok pun mempercayakan seluruh proses hukum kepada hakim yang bertugas. "Kan (hakim) sudah ada bukti semua. Saya kira keadilan orang semua bisa tonton kok. Terbuka kok zaman ini. Salah enggak salah orang bisa tonton kok. Kenapa kita meragukan hakim?" ujarnya.
Mantan Bupati Belitung Timur ini juga tidak mau menebak-nebak apa keputusan hakim pada sidang vonis nanti. Ahok mengaku pasrah apakah hakim memutuskannya bebas atau tidak.
Sementara itu, Ahok berpendapat jika aksi 5 Mei sebenarnya tidak perlu dilakukan. Baginya, masyarakat yang tidak mau mengikuti konstitusi dapat berurusan dengan aparat kepolisian. "Polisi harus tegas. Kalau polisi enggak berani tegas ya rusak republik ini," ucap Ahok.
(wk/)