Ini kalimat yang diucapkan oleh pendukung Ahok hingga dianggap menghina Jokowi dan menuai polemik.
- Tim WowKeren
- Jumat, 12 Mei 2017 - 09:28 WIB
WowKeren - Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan untuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menuai reaksi keras. Bahkan sejak Ahok dijebloskan ke tahanan, banyak pendukungnya yang melakukan aksi unjuk rasa di berbagai tempat untuk menunjukkan simpati dan juga protes atas putusan tersebut.
Namun salah satu pernyataan orator pro Ahok menuai polemik. Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengatakan ada indikasi pendukung Ahok melakukan provokasi dan fitnah terhadap Presiden Joko Widodo.
Hal tersebut menurutnya terlihat dari video orasi seorang wanita di depan LP Cipinang yang beredar di media sosial. Demi mengatasi hal tersebut, Tjahjo mengaku pihaknya bisa saja mengambil langkah hukum.
"Saya segera akan kirim surat kepada dia untuk dalam waktu satu minggu menjelaskan mengklarifikasi apa maksud pernyataan terbukanya yang memprovokator, memfitnah dengan kata-kata yang tidak pantas," ujar Tjahjo. "Kalau dalam satu minggu tidak klarifikasi dan meminta maaf terbuka di media nasional, saya sebagai pembantu Presiden, warga negara RI dan Mendagri akan melaporkan ke polisi."
Tjahjo menambahkan jika pihaknya kini telah melacak identitas dari orator tersebut, termasuk keluarga dan aktivitasnya. "Membela Pak Ahok silakan itu hak asasi setiap manusia, tapi jangan mengaitkan orang lain. Saya Mendagri bagian dari rezim pemerintahan Pak Jokowi merasa tersinggung dengan ucapan orang tersebut yang mengaku simpatisan si Ahok," pungkasnya.
Seperti diketahui, belakangan video aksi unjuk rasa membela Ahok telah banyak beredar di media sosial. Diantaranya ada salah satu pendemo yang membela Gubernur DKI Jakarta ini dengan membandingkan pemerintahan Jokowi dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Hari ini membela Ahok karena, bahwa ini adalah keadilan yang diinjak-injak. Rezim Jokowi adalah rezim yang lebih parah dari rezim SBY," ujar orator tersebut.
(wk/)