WowKeren.com Logo
WowKeren Slogan
WK COMMUNITY
Topik Keren
TAGS

Jadi Presiden Wanita Pertama di Singapura, Halimah Yacob Ternyata Pernah Jualan Nasi Padang

13 Sep 2017 17:34:46 WIB
Seperti inilah masa-masa sulit yang dialami Halimah Yacob sebelum terpilih sebagai Presiden Singapura.

WowKeren.com - Halimah Yacob dipastikan akan mengukir sejarah sebagai presiden wanita pertama Singapura sekaligus kepala negara dari etnis Melayu kedua setelah Yusof Ishak yang menjabat 47 tahun lalu. Pada Rabu (13/9), mantan Ketua DPR Singapura ini dinyatakan menjadi satu-satunya kandidat yang dinyatakan memenuhi kualifikasi oleh Komite Pemilihan Presiden.

Dua calon lain yaitu pengusaha Farid Khan dan Salleh Marican gagal memenuhi persyaratan calon Presiden. Sehingga Halimah dinyatakan menang dengan walkover. Demikian yang diberitakan Straitstimes.

Sebelum mencalon diri sebagai presiden, Halimah menjabat sebagai ketua parlemen Singapura periode 2013-2017. Wanita berusia 63 tahun ini pun menjadi perempuan pertama yang memimpin lembaga tersebut.

Meski kariernya cemerlang, namun jalan hidup Halimah tidak selalu cerah ceria. Tidak banyak yang tahu jika Presiden Terpilih Singapura itu juga pernah mengalami masa-masa sulit sewaktu kecil.

Halimah lahir pada 23 Agustus di Queen Street yang terletak di area Bugis. Ayahnya meninggal dunia ketika dia masih berusia 8 tahun. Bersama saudara-saudaranya, dia tinggal di rumah susun yang hanya memiliki satu kamar.

Demi menghidupi kelima anaknya, ibu Halimah berjualan nasi padang dari menggunakan sebuah gerobak kecil hingga rumah makan. Halimah pun rajin membantu membersihkan lokasi berjualan, mencuci sendok garpu, merapikan meja-meja tempat duduk dan melayani pelanggan.

Bahkan Halimah rela membolos sekolah untuk membantu ibunya. Sampai-sampai, dia terancam dikeluarkan dari sekolahnya saat duduk bangku kelas 2 SMP. Baginya, itu merupakan masa terburuk dalam hidupnya.

"Aku sering bolos sekolah untuk waktu yang lama dan akhirnya kepala sekolah memanggilku. 'Nak, jika kamu tetap tidak masuk sekolah, aku harus mengeluarkanmu dari sekolah'," kata Halimah saat diwawancarai Channel NewsAsia. "Itulah ultimatum terakhir."

Halimah berhasil melewati masa sulit tersebut. Lulus SMA, dia melanjutkan studi ke Fakultas Hukum Universitas Singapura (sekarang National University of Singapore) yang sangat bergengsi. Karena kecerdasannya, Halimah pun dianugerahi beasiswa dari Islamic Religious Council of Singapore. (wk/kr)

loading...

Berita Internasional terkait :
Bagaikan Model, Juru Bicara Baru Menteri Pertahanan Rusia Langsung Jadi Sorotan
Gempa di Perbatasan Irak-Iran Tewaskan Lebih Dari 450 Jiwa, KBRI Teheran Minta WNI Waspada
Tak Peduli, Begini Reaksi Korea Utara Terkait Pidato Trump di Korsel
Dari Film Kartun Hingga ISIS, CIA Rilis Berkas Osama Bin Laden

BERITA : Seleb | Korea | Film | TV | Musik | Olahraga | Umum | RSS | WK on Twitter | WK on Facebook | Mobile Version
Tentang Kami | Kontak | Job Vacancy | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan    © 2017 Copyright MEDIA INFO. All Rights Reserved.