Keponakan Indro, Adila Destri Yulinor, sedih karena sang paman tak datang dalam upaya mediasi soal warisan keluarga.
- Tim WowKeren
- Kamis, 14 September 2017 - 23:41 WIB
WowKeren - Peseteruan warisan diantara Indro Warkop dan keponakannya, Adila Destri Yulinor, rupanya masih belum menemui titik terang. Adila mengundang Indro dan kuasa hukumnya untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan.
Namun Indro tak hadir dalam upaya mediasi untuk perseteruan soal warisan ini. Adila dan kuasa hukumnya, Acong Latif, mengaku kecewa dengan sikap Indro tersebut.
"Jadi harusnya Indro dan pengacaranya jam 1 siang ketemu di sini. Tapi mereka tidak datang tanpa konfirmasi," ujar Acong di Komplek Sanggar Hurip, Kota Bandung, Kamis (14/9). "Agendanya klarifikasi dari Indro soal gugatan Dila dan menyelesaikan secara kekeluargaan mencari solusinya."
Acong mengaku akan membawa masalah ini ke meja hijau jika Indro tidak memiliki iktikad untuk menyelesaikannya secara kekeluargaan. "Atas nama kuasa hukum, kita akan kasih kesempatan sekali undangan bertemu menyelesaikan. Kalau tidak datang juga, dengan sangat menyesal akan ke pengadilan," tambahnya.
Sementara itu Adila yang tak bisa menahan airmatanya mengaku sudah pernah mendatangi rumah Indro untuk membicarakan masalah ini. Namun Adila mengaku tak mendapat sambutan hangat dari keluarga Indro.
"Sejauh ini berkali-kali ke rumah om Indro, saya diusir sama istrinya," ujar Adila. "Pernah ketemu sama om Indro, sebelum papa meninggal kita baik-baik saja. Sekarang diabaikan. Terakhir ketemu tahun 2000-an."
Adila pun mengaku berharap masalah ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan. "Berharap tetap baik-baik saja (hubungan). Pengennya diselesaikan secara kekeluargaan saja," ungkapnya sedih.
Seperti yang telah diketahui, Adila mengaku tak menerima warisan dari neneknya. Padahal menurutnya, ahli waris sang nenek, Raden Adjeng Soeselia, adalah ayahnya Raden Bambang Setioyudo dan Indro. Karena itulah Adila menuntut agar Indro membagikan warisan tersebut.
(wk/)