Tak hanya netter, sejumlah tokoh dunia pun turut berdukacita kepada para korban serangan teror Mesir yang terjadi Jumat (24/11) lalu.
- Tim WowKeren
- Senin, 27 November 2017 - 08:07 WIB
WowKeren - Serangan bom dan tembakan di Masjid Al-Rawdah, Sinai Utara, Mesir, Jumat (24/11) lalu mengalami peningkatan korban hingga 305 jiwa. Sebelumnya, tragedi mengerikan itu sempat dilaporkan telah menelan 235 korban jiwa dan 109 lainnya luka-luka.
Sebagian dari korban tewas tersebut diketahui adalah anak-anak. Dilansir Reuters, Senin (27/11), korban anak-anak berjumlah 27 orang. Selain menewaskan ratusan nyawa, korban cedera saat ini turut bertambah hingga 128 orang.
🙏🏻🇪🇬 #PrayForEgypt pic.twitter.com/lyGmO5yA6I
— Marc ter Stegen (@mterstegen1) November 24, 2017
Insiden naas itu kemudian mendapatkan reaksi dari publik, salah satunya di media sosial. Melalui Twitter, ungkapan dukacita untuk Mesir terlihat dari tagar #PrayforEgypt. Tagar tersebut menjadi topik teratas di Egypt hingga seluruh dunia. Tak hanya netter, tokoh dunia seperti Presiden Amerika Serikat Donald Trump hingga penjaga gawang Barcelona FC Marc ter Stegen turut mengungkapkan dukacita melalui akun Twitter miliknya.
"Serangan teroris yang mengerikan dan pengecut terhadap umat beribadah yang tidak berdosa dan tak berdaya di Mesir," tulis @realDonaldTrump di Twitter, Jumat (24/11). "Dunia tidak dapat mentolerir terorisme, kita harus mengalahkan mereka secara militer dan mendiskreditkan ideologi ekstremis yang menjadi dasar keberadaan mereka!
Horrible and cowardly terrorist attack on innocent and defenseless worshipers in Egypt. The world cannot tolerate terrorism, we must defeat them militarily and discredit the extremist ideology that forms the basis of their existence!
— Donald J. Trump (@realDonaldTrump) November 24, 2017
Sementara itu, belum lama ini seorang pesepak bola dari klub Liverpool turut mengungkapkan belasungkawa di tengah lapangan. Mohamed Salah diketahui mencetak gol ke gawang lawan saat pertandingan melawan Chelsea, Minggu (26/11). Namun, Salah tak merayakan golnya tersebut, melainkan hanya mengangkat tangan dan menunduk. Publik menduga jika Salah sedang berduka dan menghormati korban serangan teror Mesir.
Sedangkan Mesir sendiri telah menetapkan hari berkabung nasional selama tiga hari sejak hari kejadian tragedi mengerikan tersebut. Menurut Pemerintah Mesir, hari berkabung itu bertujuan untuk menghormati para korban.
(wk/)