'Dipaksa' On Air dan Ditanyai Tentang Anak Sheila Marcia, Anji Kritik 'Pagi-Pagi Pasti Happy'
TV

Simak kritikan pedas Anji pada 'Pagi-Pagi Pasti Happy' usai 'dipaksa' on air melalui sambungan telepon.

WowKeren - Acara "Pagi-Pagi Pasti Happy" yang tayang di Trans TV sudah mendapatkan peringatan dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). "Pagi-Pagi Pasti Happy" kembali menuai kritik dan kini datang dari penyanyi Anji.

Pasalnya di episode terbaru, "Pagi-Pagi Pasti Happy" mengundang Sheila Marcia sebagai bintang tamu. Kru menghubungi Anji untuk dimintai keterangan secara live tentang putrinya dengan Sheila Marcia, yaitu Leticia. Anji sebenarnya menolak untuk dimintai keterangan namun kru tetap menyambungkan telepon pada host untuk ditampilkan secara on air.

Sikap kru acara ini langsung mendapatkan kritikan pedas dari Anji. Hal itu diungkapkannya dengan penjelasan panjang melalui akun Instagram pribadi. Penyanyi itu menjelaskan bahwa dia tidak ingin dianggap pencitraan dan pemanfaatan oleh pihak Sheila Marcia.

• HAK NARASUMBER. Dear @p3htranstv , saya tadi ditelpon oleh Produser atau entah siapa dari Pagi-pagi Pasti Happy, diminta kesediaannya untuk live on air untuk membuat klarifikasi atau apapun. Saya tadi bilang, tidak bersedia. . Kenapa saya tidak bersedia? Karena saya selalu dibilang pencitraan dan pemanfaatan anak oleh pihak Sheila. Saya juga diminta untuk lebih baik mengurusi 4 anak saya di rumah daripada mengurusi hidup Leticia. Jadi memang itulah yang saya lakukan sekarang. Saya fokus mengurus 4 anak lain yang tinggal si rumah bersama saya, karena tidak mau dianggap pencitraan. Yang saya minta juga memasukkan nama di akte, bukan tes DNA. Tapi beritanya diputar balik jadi sepertinya saya tidak mengakui anak. Itu SALAH ARAH. Beberapa kali saya sudah membicarakan ini. Kadang niat baik untuk peduli memang bisa disalahartikan. Akhirnya saya memilih untuk diam. . Intinya, tadi saya bilang bahwa saya tidak bersedia di-on air-kan. Biar nanti diselesaikannya bukan di TV. Tapi kenapa tiba-tiba langsung on air dan terhubung dengan Host? Saya baca beberapa komentar di postingan @p3htranstv , saya jadi terkesan sombong karena tidak mau on air. Padahal alasannya bukan itu. Itu kan merugikan saya. . Narasumber mempunyai hak untuk tidak bersedia. Disebutkan dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) bahwa “Lembaga Penyiaran tidak boleh menyiarkan materi program siaran langsung maupun tidak langsung tanpa persetujuan terlebih dahulu dan konfirmasi narasumber, kecuali untuk kepentingan publik yang tinggi.” . Saya rasa ini bukan kepentingan publik yang tinggi ya. Tolong diperhatikan.


A post shared by Anji MANJI (@duniamanji) on

Anji juga kesal karena dituding sombong saat tidak ingin ditampilkan on air. Anji lalu mengingatkan tentang hak narasumber yang diatur dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS).

"Lembaga Penyiaran tidak boleh menyiarkan materi program siaran langsung maupun tidak langsung tanpa persetujuan terlebih dahulu dan konfirmasi narasumber, kecuali untuk kepentingan publik yang tinggi," tulisnya. "Saya rasa ini bukan kepentingan publik yang tinggi ya. Tolong diperhatikan," imbuh Anji. Pernyataan ini mendapatkan banyak dukungan dari berbagai komentar di akun Instagram Anji.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!