Deddy Corbuzier ikut tanggapi tentang kartu kuning Ketua BEM UI Zaadit Taqwa ke Presiden Jokowi. Komentar akhirnya malah bikin ketawa..
- Tim WowKeren
- Jumat, 09 Februari 2018 - 20:48 WIB
WowKeren - Akhir-akhir ini, insiden pemberian kartu kuning Ketua BEM UI Zaadit Taqwa kepada Presiden RI Joko Widodo tengah menjadi sorotan publik. Tak hanya masyarakat awam, Deddy Corbuzier rupanya juga ikut tertarik mengomentari peristiwa tersebut.
Melalui akun YouTube miliknya, Deddy mengungga video bertajuk "KARTU KUNING JOKOWI DAN KARTU MERAH ZAADIT TAQWA ( Opini Keras Deddy Corbuzier)". Video ini cukup menarik karena diawali dengan kalimat, "Ini mahasiswa anak haram", yang diucapkan oleh Deddy.
Host "Hitam Putih" itu kemudian mengucapkan sejumlah sumpah serapah untuk Zaadit. Namun ucapan Deddy ini rupanya hanya menirukan komentar-komentar netizen di dunia maya.
"Mahasiwa seperti itu bi***b dan tak pantas kuliah disana, dan dia lebih pantasnya nyangkul di sawah. Buat pak rektor UI pecat saja mahasiwa yang seperti itu, karena dia ga ngerti karena pak Jokowi itu membangun transportasi untuk semua kendaraan, bukan cuman buat mobil," ujar Deddy di video itu. "Dan orang-orang seperti ini akan menjadi calon pembangkang negara. Karena kenapa? ini bocah koplok karena ketenarannya bukan dari prestasi, tenar karena tak punya etika tak punya tata krama, kurang slotip."
Menurut Deddy, Zaadit sebenarnya tak salah mengungkapkan kritiknya seperti itu. Namun yang salah menurutnya adalah saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk mengungkapkan kritik tersebut.
"Sebenarnya mahasiswa ini ga salah. Kenapa? karena dia tidak mengunakan kekerasan. Yang namanya mengekspresikan itu kan bisa saja boleh kapan saja itu boleh selama tidak menggunakan hal-hal yang dilarang. Jadi it's ok," ungkap Deddy. "Salahnya cuma satu, timing anda kurang tepat mahasiswa pernah mengadakan pergerakan yang luar biasa untuk Indonesia ketika pemerintahan kita hancur berantakan. Ketika masyarakat kita gundah gulana dan butuh pembaruan luar biasa. Di situ lah dibutuhkan pergerakan mahasiswa. Ingat kan tahun 1998? kalau tidak salah penggulingan pemerintahan kita dan reformasi, nah di sana lah waktu yang tepat untuk mahasiswa mengatakan inspirasinya, not now like not really now."
Yang menarik, Deddy sempat melontarkan komentar yang cukup kocak di bagian akhir video itu. Menyarankan netizen agar berhenti menghujat Zaadit, alasan yang dilontarkan Deddy sukses mengundang tawa.
"Let's stop bullying this person, kita tidak perlu bully dia lagi, kenapa? Karena bahaya membully orang seperti ini," tuturnya. "Ingat! orang yang tidak mengerti Pancasila jadi duta Pancasila, orang yang memetik edelweiss sembarangan jadi duta edelweiss, orang yang ngamuk-ngamuk di jalanan dan orang yang pakai narkoba jadi duta narkoba, ga lucu kan kalau dia jadi duta sepakbola?"
(wk/)