Seperti ini putusan Pengadilan Tinggi terkait kontrak eksklusif antara SM dan Tao.
- Tim WowKeren
- Selasa, 20 Maret 2018 - 09:55 WIB
WowKeren - Tao memutuskan untuk hengkang dari EXO pada April 2015 di tengah masa promosi album kedua, "EXODUS". Idol asal Tiongkok itu menyatakan kalau kurangnya kebebasan serta kontrak yang tak adil menjadi penyebab dirinya hengkang.
Pihak pengadilan Korea akhirnya merilis putusan terkait kontrak antara SM dan Tao. Menurut pihak pengadilan, kontrak yang diberlakukan agensi yang juga menaungi Super Junior dan Girls' Generation itu sudah adil.
"Pengadilan Tinggi menolak banding Tao pada 15 Maret 2018 terkait status kontrak eksklusifnya," ujar perwakilan SM. "Pengadilan Tinggi menyatakan bahwa kontrak antara Tao dan SM Entertainment masih sah. Klaim Tao bahwa kontrak tersebut tidak sah lagi sudah ditolak sejak April 2017, lalu Oktober 2017 dan lagi di banding terakhir.
"Tao masih terkait kontrak eksklusif dengan SM Entertainment dan harus mengikutinya," lanjut pihak SM. "SM menerima putusan bijak dari pengadilan dan akan melakukan yang terbaik untuk mengikuti kontrak dan membangun kepercayaan demi kebaikan industri hiburan. Kami akan terus bekerja untuk menjaga hubungan baik dengan Tiongkok dan negara-negara lainnya."
Di sisi lain, pengadilan Tiongkok justru memutuskan sebaliknya di mana kontrak eksklusif antara SM dan Tao sudah tidak berlaku. Dengan demikian, nampaknya kasus hukum antara Tao dengan SM masih akan berlanjut hingga kontrak tersebut habis pada 2022.
(wk/)