Pria bernama Eymun Talasazan mencoba mendaftarkan 'Starboy' sebagai merek dagang yang akan digunakan untuk proyek televisi dan buku komik.
- Tim WowKeren
- Selasa, 03 April 2018 - 20:33 WIB
WowKeren - Kali ini giliran The Weeknd yang terlibat masalah hukum terkait salah satu albumnya yakni "Selena Gomez". Bukan lantaran dituding menjiplak lagu seperti kebanyakan musisi lainnya, pelantun "Can't Feel My Face" ini justru menuntut seorang pria lantaran mencoba manjadikan "Starboy" sebagai merek dagang.
Dilansir NME pada Selasa (3/4), musisi asal Kanada ini mengajukan tuntutan kepada Eymun Talasazan. Hal ini dikarenakan pria tersebut mencoba mendaftarkan "Starboy" sebagai merek dagang yang akan digunakan untuk proyek televisi dan buku komik.
Berdasarkan dokumen pengadilan, Eymun dituduh melakukan kapitalisasi kesuksesan dan status The Weeknd sebagai selebriti. Eymun juga telah mendaftarkan mereka dagang "Runnin' Through The 6" yang merupakan penggalan lirik lagu milik Drake, "Know Yourself". Namun hingga kini belum ada konfirmasi resmi terkait berita ini.
Seperti yang diketahui, The Weeknd merilis album ketiganya, "Starboy" pada tahun 2016 lalu. Dengan single utama berjudul sama yang merupakan hasil kolaborasi bersama Daft Punk. "Starboy" sendiri tercatat sempat meraih posisi pertama dan kedua dalam chart Billiboard Hot 100.
Di sisi lain, The Weeknd baru saja merilis mini album bertajuk "My Dear Melancholy" pada 29 Maret lalu. Album ini menampilkan dua kolaborasi dengan DJ Perancis dan kolaborator Kanye West, Gesaffelstein, serta kredit produksi untuk Daft Punk, Skrillex, Frank Dukes, Mike WiLL Made-It, Daheala, Cirkut dan Marz.
The Weeknd juga dikabarkan sedang bersiap menyanyikan salah satu lagu terbarunya yakni "Call Out My Name" di Coachella Valley Music and Arts Festival 2018. Bahkan seorang sumber mengklaim bahwa musisi berusia 28 tahun itu tidak sabar untuk menyanyikan lagu yang disebut-sebut berisi sindiran untuk Selena Gomez tersebut.
(wk/)