Diretas Hacker, Video 'Despacito' Mendadak Hilang dari YouTube
Musik

Bukan kelompok Anonymous, hacker tersebut menamakan diri mereka sebagai Prosox dan Kuroi'sh.

WowKeren - Video musik "Despacito" milik Luis Fonsi dan Daddy Yankee mendadak hilang dari YouTube tanpa diketahui penyebabnya. Video yang telah diputar hingga lima miliar kali sejak diunggah pada Januari 2017 itu rupanya telah diretas oleh kelompok hacker.

Saat dilakukan pencarian, pengguna YouTube akan menemukan thumbnail "Despacito" yang menampikan gambar lima orang mengenakan topeng dengan pakaian berwarna oranye dan menggenggam senjata. Topeng yang mereka pakai tidak mirip seperti yang biasanya dipakai kelompok Anonymous, melainkan pria berkumis yang menyerupai Salvador Dali, seniman Prancis.

Dilansir BBC pada Rabu (11/4), para hacker tersebut menamakan diri mereka sebagai Prosox dan Kuroi'sh. Belum tahu apa motif pembajakan yang dilakukan oleh sekelompok peretas ini, namun diduga pembajakan tersebut merupakan aksi protes dari pembela Palestina yang meminta Amerika Serikat untuk membebaskan negara mereka dari penjajahan. "Bebaskan Palestina," tulis Prosox dan Kuroi'sh dalam deskripsi video.

Bukan hanya Luis Fonsi dan Daddy Yankee, Taylor Swift, Adele, Katy Perry, Shakira, Drake serta Selena Gomez juga mengalami nasib serupa. Video-video mereka juga berubah dan telah diedit oleh kelompok hacker tersebut.

Terkait aksi ini, sebuah akun Twitter yang diduga kuat merupakan milik kelompok peretas itu menyebut bahwa aksi mereka hanya untuk bersenang-senang. "Ini hanya untuk bersenang-senang. Aku hanya menggunakan skrip 'youtube-change-tittle-video' dan menulis 'hacked'. Jangan menghakimiku, aku cinta youtube," tulis akun tersebut.

Selain YouTube, kelompok hacker ini juga menulis pesan untuk Vevo. Akun tersebut menyebutkan bahwa Vevo tidak meninggalkan kontrol pada situs hingga pengembang manapun tak memperhitungkan perertasan ini.


"Kami menghormati kalian. Tetapi tidak meninggalkan kontrol ke situs. pengembang mana pun tidak memperhitungkan peretasan ini," tulis akun tersebut.

Namun tak lama setelah "Despacito" tidak tersedia di Vevo atau YouTube, hits Latin tersebut akhirnya kembali. Dalam sebuah pernyataan, juru bicara YouTube mengatakan bahwa pihaknya segera melakukan penanganan secepat mungkin.

"Setelah melihat aktivitas pengunggahan yang tidak biasa di beberapa saluran VEVO, kami bekerja dengan cepat untuk menonaktifkan akses dan tengah menyelidiki masalah tersebut," ujar perwakilan YouTube.

Tak hanya pihak YouTube, juru bicara VEVO juga mengonfirmasi masalah peretasan tersebut. Mereka berjanji akan segera mengembalikan seluruh video yang diretas secepat mungkin.

"Vevo dapat mengonfirmasi bahwa sejumlah video mengalami pelanggaran keamanan, yang sekarang telah ditangani," tutur perwakilan VEvo. "Kami sedang berupaya mengembalikan semua video yang terpengaruh untuk dipulihkan sebagaimana mestinya. Kami terus menyelidiki sumber pelanggaran tersebut."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!