Mengejutkan, Shawn Mendes Mengaku Tengah Jalani Terapi Gangguan Mental
Selebriti

Shawn mengaku beberapa kali menemui terapis untuk membantu menghilangkan masalah kecemasan yang ia alami.

WowKeren - Karier Shawn Mendes di industri musik memang bisa dibilang berjalan mulus. Tak hanya bernyanyi, musisi asal Kanada ini juga dikenal lihai sebagai penulis lagu. Sejumlah single yang ia ciptakan pun melejit di pasaran, sebut saja "Treat You Better" serta "There's Nothing Holdin' Me Back".

Namun siapa sangka, rupanya penyanyi berusia 19 tahun ini diam-diam sedang menjalani sesi terapi untuk melawan gangguan mental yang ia alami, yaitu masalah kecemasan. Shawn mengaku bahwa ia menutup diri dari orang-orang terdekatnya dan segera menyadari bahwa ia harus mulai terbuka untuk meminta bantuan.

"Aku berupaya untuk lebih terhubung dengan orang-orang dalam hidupku. Aku sadar bahwa selama ini aku menutup diri dari semua orang, kemudian menyadari bahwa satu-satunya cara adalah membuka diri sepenuhnya dan membiarkan orang masuk (dalam hidupku)," ungkap Shawn dilansir The Sun pada Jumat (20/4).

Lebih lanjut, Shawn mengaku bahwa ia telah menemui terapis selama beberapa kali. Ia juga menyebutkan bahwa terapi yang dijalani setiap orang berbeda-beda. Karena pada dasarnya tujuan utama dari terapi adalah untuk mengalihkan perhatian.

"Aku berbicara dengan seorang terapis beberapa kali. (Jenis) terapi itu tergantung pada dirimu sendiri. Terapi mendengarkan musik dan berlari di treadmill, terapi dengan makan malam bersama teman-teman, itu adalah sesuatu yang mengalihkan perhatianmu, yang membantumu menyembuhkan dan itu tergantung pada apa yang kau pikirkan tentang terapi," lanjut Shawn.


Shawn sendiri telah mengisahkan perjuangannya melawan gangguan mentalnya dalam lirik lagu-lagu barunya, termasuk "In My Blood". Menurutnya, menuangkan kisah hidupnya dalam lagu adalah salah satu cara untuk mengalihkan perhatiannya. Selain itu, ia juga merasa lebih terbuka dan jujur kepada semua orang.

"Semua rasa sakit itu hanya sementara, dan masalahnya adalah kecemasan," imbuh Shawn. "Kadang-kadang (kecemasan) berlangsung dua jam, kadang-kadang sehari dan kadang-kadang lima menit. Inti dari lagu itu adalah tidak peduli berapa lama (kecemasan) berlangsung, kita akan selalu menemukan jalan keluar."

Tak lupa, pelantun "Stitches" ini juga mengatakan tentang pentingnya terbuka pada orang lain. Menurutnya, semakin banyak orang yang mengetahui bagaimana perasaan kita, maka emosi kita juga akan lebih stabil.

"Orang-orang lupa betapa pentingnya berbicara dengan keluarga dan teman-teman tentang apa yang terjadi dalam hidup. Karena semakin banyak kita memberi tahu orang-orang bagaimana perasaan kita, maka (ada) lebih banyak (orang) yang mengendalikan emosi kita," pungkas Shawn.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait