Produk mi instan milik Bams ini diklaim sehat dan aman dikonsumsi bagi orang yang takut gemuk karena terbuat dari bahan rendah kalori.
- Trias Rohmadoni Alandari
- Jumat, 11 Mei 2018 - 16:00 WIB
WowKeren - Bambang Reguna Bukit atau akrab disapa Bams sudah keluar dari grub band Samsons sejak tahun 2012 silam. Setelah mundur dari Samsons, Bams pun memilih untuk bersolo karier. Ia pun belum berkeinginan untuk membentuk sebuah band baru.
Namun, lama tak terdengar kabarnya, Bams malah sibuk dengan bisnis kuliner terbarunya yakni berupa restoran sehat. Tidak main-main, Bams pun melibatkan ahli gizi untuk menghitung setiap kalori yang ada pada menu restorannya.
Menu andalan restoran sehat Bams adalah mi instan yang berbeda dengan kebanyakan beredar di pasaran. Bams pun menjamin bahwa mi instan miliknya adalah produk kesehatan.
Rupanya ide menciptakan mi instan yang baik bagi kesehatan ini datangnya dari rasa kesal Bams terhadap makanan Indonesia yang tidak sehat. Oleh karena itulah, mantan kekasih Nia Ramadhani ini membuat mi instan yang familiar dengan lidah sekaligus menyehatkan.
"Awalnya tuh gue bete (sebal), lihat makanan di market yang sehat itu cuma makanan bule, enggak ada yang buat orang Asia," ujar Bams saat ditemui beberapa waktu lalu. "Makanya kami riset makanan sehat yang bentuknya familiar dengan orang Asia, jadinya mi instan FITMee inilah."
Lebih lanjut, Bams mengatakan produk miliknya dibuat dai kandungan kalori yang sangat rendah. Jadi, mi instan buatan Bams ini baik bagi penggemar mi instan yang takut gemuk.
"Dan mi ini dibuatnya dari serataki, itu termasuk umbi-umbian," lanjut Bams. "Jadi bukan mi tepung, tapi sayur. Kalori mi instan pada umumnya kan sekitar 360-500 kalori, kalau ini cuma 60-150 kalori saja."
Sebelum meracik bahan-bahan terbaiknya, Bams bercerita bahwa ia sudah melakukan riset selama tiga tahun. Ia juga mengajak penggemar mi instan mencoba produknya karena dijamin kesehatannya.
"Bahan ini sudah kami riset tiga tahun," sambung Bams. "Gue mau ajak orang yang tidak sehat menjadi sehat. Sesuai slogan kami, makan mi jangan mikir. Artinya, mau kita makan malam pun, enggak perlu khawatir karena sehat banget."
Bam juga mengaku menikmati bisnis kulinernya sekarang. Menurutnya, baik bermusik maupun berbisnis memang mempunyai daya tarik serta strategi tersendiri agar dapat dinikmati semua orang dan berhasil di pasaran.
"Gue menikmati (berbisnis). Karena dalam bermusik dan bisnis itu dua-duanya punya daya tarik tersendiri," tambah Bams. "Kayak ini gue harus punya strategi juga penjualannya, hingga akhirnya kerja sama dengan toko online (dalam penjualan),"
(wk/tria)