Bintangi Film Thriller, Meryl Streep Bakal Main di 'The Laundromat'
zimbio
Film

Tak hanya Meryl, 'The Laundromat' juga mengincar Gary Oldman dan Antonio Banderas agar turut bergabung.

WowKeren - Aktris senior Meryl Streep dikonfirmasi bakal membintangi film thriller berdasarkan peristiwa nyata Panama Papers, "The Laundromat". Kabarnya, film ini akan diarahkan oleh sutradara kondang Steven Soderbergh.

Dilansir Hollywood Reporter pada Rabu (16/5), selain Meryl Streep, tim produksi juga tengah berdiskusi dengan aktor Gary Oldman dan Antonio Banderas agar keduanya turut bergabung. Sayangnya, nelum ada perusahaan distributor yang didapuk untuk menyalurkan "The Laundromat". Namun, layanan streaming raksasa, Netflix disebut-sebut tengah mengincar film ini.

Scott Z. Burns dpercaya sebagai penulis skenario yang diadaptasi dari buku "Secrecy World: Inside the Panama Papers Investigation of Illicit Money Networks and the Global Elite" karya Jake Bernstein. Scott dan Steven Soderbergh sendiri memang diketahui kerap bekerja sama.

Karakter Meryl dalam "The Laundromat" memang masih dirahasiakan, namun beberapa sumber menggambarkan bahwa film ini bakal mengusung genre drama yang cukup menguras emosi. Sementara itu, Michael Sugar, Lawrence Grey dan Gregory Jacobs bakal duduk di bangku produser.

Di sisi lain, Panama Papers sendiri merupakan kumpulan dari 11,5 juta dokumen rahasia yang dibuat oleh penyedia jasa perusahaan asal Panama, Mossack Fonseca. Dokumen ini berisi informasi rinci mengenai lebih dari 214 ribu perusahaan luar negeri, termasuk identitas pemegang saham dan direkturnya.

Dokumen tersebut mencantumkan nama pemimpin lima negara, yakni Argentina, Islandia, Arab Saudi, Ukraina, dan Arab. Tak hanya itu, dokumen ini juga menyertakan nama pejabat pemerintahan, kerabat dekat dan teman dekat sejumlah kepala pemerintahan dari 40 negara lainnya. Di antaranya adalah Brasil, Tiongkok, Perancis, India, Malaysia, Meksiko, Malta, Pakistan, Rusia, Afrika Selatan, Spanyol, Suriah dan Britania Raya.

Pada 2016, Panama Papers diungkap oleh International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ). Lembaga tersebut mengungkapkan tentang bagaimana pesohor dunia menyimpan uangnya di surga pajak.

Dalam dokumen itu disebutkan bahwa sebuah firma hukum Panama Mossack Fonseca memperbolehkan para jutawan dan anteknya untuk menyalurkan uang secara ilegal di seluruh dunia. Perusahaan itu juga tak segan membantu para kliennya melakukan penipuan berkedok investasi atau yang sering dikenal dengan skema Ponzi.

Sejumlah nama besar seperti Perdana Menteri Islandia Sigmundur David Gunnlaugsson, mantan Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif, mantan Perdana Menteri Inggris David Cameron, hingga pesepak bola Lionel Messi masuk dalam Panama Papers.

Dokumen bocoran ini kemudian disebarkan kepada dan dianalisis oleh kurang lebih 400 wartawan di 107 organisasi media di lebih dari 80 negara. Laporan berita pertama berdasarkan dokumen ini bersama 149 berkas dokumennya diterbitkan pada tanggal 3 April 2016.

Loading...

You can share this post!

Related Posts