Niki menuliskan curhatannya dan menghubungi Uya Kuya soal kondisinya saat gempa di Bali
- Ria Susilo Wardhani
- Selasa, 07 Agustus 2018 - 09:35 WIB
WowKeren - Nikita Mirzani sempat dibully warganet soal merokok meski sudah mengenakan hijab. Kritikan bermula ketika akun teman Niki, andrebailing, mengunggah video InstaStory.
Sambil bergurau, Andre meledek Niki sebagai perempuan "kerdus" alias kerudung dusta. Niki juga menimpali candaan itu sambil terlihat memegang rokok.
"Lagi duduk cantik di Bali bersama gadis kerdus 2018, Nikita Mirzani," kata Andre. "Iya tadi, Nj***," balas Niki yang menyebut nama binatang namun dengan maksud bercanda. "Eh kita lagi jalan–jalan di Bali bersama wanita kerdus 2018. Eh, be**ong elu kalau jalan hati–hati," timpal Andre.
Candaan tersebut membuat Niki malah dihujat oleh netizen. Namun tak cuma itu, Niki juga bernasib sial karena terkena dampak gempa 7 SR Lombok. Saat gempa terjadi, Niki ternyata sedang berada di Bali yang juga terkena dampak cukup dahsyat. "Ya Allah gempa di Bali. Dan saya nge rasaian langsung. Bismillah semoga ga ada lagi," harap Niki
Sahabatnya, Uya Kuya sempat mengabarkan kondisi Niki pasca gempa. Uya mengungkap kalau Niki ketakutan hingga menangis.
"Katanya sih ada tiang listrik roboh terus jalan ke bandara terhalang ya, kalau penerbangan sih enggak ada yang dibatalin ya, gitu aja sih," seru Uya. "Niki aja sih kemarin cerita nangis-nangis karena panik ya."
Uya mengungkap kalau Niki baik-baik saja meski sempat sedikit syok. Ibu dua anak itu pun segera kembali ke Jakarta keesokan harinya (Senin, 6 Agustus).
Niki saat ini juga tengah jadi sorotan lantaran dilaporkan ke polisi oleh Dipo Latief. Niki dituding melakukan kekerasan terhadap Dipo. Sejauh ini, pihak pengacara Niki menyangkal dan menagih bukti dari Dipo soal tuduhan KDRT.
"Gini loh jadi bagaimana seorang wanita menganiaya laki-laki gitu apa yang dianiaya nggak jelas juga isinya," kata pengacara Niki, Fahmi Bachmid. "Dianiaya itu kan pasti ada luka di mananya, seperti apa, caranya bagaimana, kan gitu. Pakai benda tumpul apa benda tajam, kan harus jelas."
"Kita belum ambil sikap karena urusan hukum kan harus lihat seperti apa laporannya. Jika benar dan sebagainya. Tidak menutup kemungkinan jika laporannya untuk mendiskreditkan nama baik Nikita, pasti kita ambil langkah hukum," lanjut Fahmi.
(wk/riaw)