Woohyun siap memungut sampah sedangkan Sunmi bertekad menjadi ikon sekolah.
- Kresna T Kusumadewi
- Jumat, 14 September 2018 - 12:26 WIB
WowKeren - Masa sekolah mungkin bisa dikatakan menjadi masa yang paling indah untuk sebagian orang. Pasalnya pada masa-masa tersebut orang hanya dituntut untuk memikirkan pelajaran yang diberikan oleh guru.
Berbagai pengalaman juga tercipta di sekolah dengan beberapa teman. Bahkan kisah cinta paling manis nan romantis pun juga sering tercipta di sekolah.
Sementara itu pengalaman lebih menakjubkan saat menempuh pendidikan sekolah juga dialami oleh Sunmi dan Woohyun Infinite. Kedua penyanyi ini pernah diberi kepercayaan dan tanggung jawab menjadi pemimpin di sekolah.
Saat proses seleksi dan pemilihan berlangsung, keduanya memberikan janji pada seluruh siswa layaknya politisi kenamaan. Ketika pilihan sudah di jatuhkan, mereka menepati janjinya dan menjalankan tugasnya dengan sangat baik.
Woohyun INFINITE, memiliki pengalaman tersebut saat masih duduk di bangku SD. Penyanyi 27 tahun itu pernah menjabat menjadi wakil presiden di sekolahnya.
Janji yang membuatnya terpilih saat itu membuat seisi studio "2 O’Clock Escape Cultwo Show." terpingkal karena sedikit tidak realistis. Saat mengingat dan membeberkan janjinya kini, Woohyun juga tak berhenti menahan tawanya.
"Pada saat itu, saya membuat janji bahwa akan mengambil semua sampah yang ada di sekolah. Dan itu sukses menarik simpati mereka," ujar Woohyun. "Namun aku hanya mengambil sampah jika ada yang memperhatikanku, jika tidak maka aku tidak mengambilnya."
Saat itu, penyanyi kelahiran 8 Februari 1991 ini selalu membawa sesuatu di tangannya demi menarik perhatian siswa lainnya. "Aku selalu membawa kantong plastik, agar mereka memperhatikanku," terang Woohyun.
Berbeda dengan trik curang yang dibeberkan oleh Woohyun, Sunmi juga memberikan janji yang lebih masuk akal pada seluruh siswa. Saat itu Sunmi sadar jika bukan berasal dari keluarga kaya raya, sehingga hanya bisa mengabdikan diri pada sekolah dengan kerja kerasnya.
"Aku juga pernah mendapatkan kesempatan menjadi pemimpin di sekolah," ujar Sunmi. "Aku sadar bukan berasal dari keluarga kaya, jadi aku membuat janji yang lebih realistis. Aku mengatakan akan menjadi ikon di sekolah dan itu menggerakkan hati mereka."
(wk/Kres)