Sempat tuai protes lantaran Nagini diperankan oleh orang Asia, J.K. Rowling akhirnya beri penjelasan berikut.
- Luthfiatun Nisa
- Kamis, 27 September 2018 - 12:34 WIB
WowKeren - "Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald" baru saja merilis trailer final pada Selasa (25/9) lalu. Dalam trailer tersebut, salah satu hal yang paling mencuri perhatian adalah terungkapnya identitas Nagini (ular perliharaan Voldemort), yang ternyata seorang manusia.
Namun rupanya, tak semua penggemar menyambut trailer ini dengan positif. Sejumlah penggemar mengaku tak puas dan melayangkan protes lantaran sosok Nagini atau Maledictus diperankan oleh aktris asal Korea, Claudia Kim. Banyak yang menganggap jika Nagini lebih baik diperankan oleh aktris lain selain keturunan Asia.
wait so nagini is being played by an asian woman and she like.... becomes voldemort's '''pet'''???? is she.... is she a Fantastic Beast newt must Find???? oh this is bad. this is very very bad
— ✍️ (@neonacropolis) 25 September 2018
"Tunggu, jadi Nagini diperankan oleh seorang wanita Asia dan dia menjadi peliharaan Voldemort? Apakah dia.. dia menjadi makhluk yang harus ditemukan oleh Newt? Ya ampun, ini buruk. sangat buruk," komentar seorang penggemar.
Tak hanya itu, ada pula yang melayangkan protes secara langsung pada sang kreator cerita, J.K. Rowling. Pasalnya, Rowling tidak pernah mendeskripsikan bagaimana representasi sosok Nagini dalam versi novel. Dan kini, ketika Nagini diwujudkan dalam bentuk visual, ular betina yang menjadi hocrux terakhir Voldemort tersebut malah digambarkan sebagai orang Asia.
@jk_rowling listen Joanne, we get it, you didn't include enough representation when you wrote the books. But suddenly making Nagini into a Korean woman is garbage.
— Jen Moulton (@J_A_Moulton) 26 September 2018
Representation as an afterthought for more woke points is not good representation. https://t.co/UIrR7yiKQD
"Dengar Joanne (nama panggilan Rowling), kami mengerti, kau tidak menyertakan cukup representasi ketika menulis buku. Tapi tiba-tiba membuat Nagini menjadi wanita Korea adalah (keputusan) sampah," kritik penggemar lain.
Menanggapi banyak kritik yang ditujukan padanya, akhirnya Rowling pun buka suara. Melalui akun Twitter miliknya, Rowling menjelaskan alasannya memilih aktris keturunan Asia untuk memerankan Nagini.
Menariknya, dalam cuitannya tersebut Rowling menegaskan bahwa karakter Nagini diciptakan karena ia mendapatkan inspirasi dari mitos asal Indonesia. Oleh karenanya, tak heran jika ia memilih Caludia Kim untuk merepresentasikannya dalam wujud manusia.
The Naga are snake-like mythical creatures of Indonesian mythology, hence the name ‘Nagini.’ They are sometimes depicted as winged, sometimes as half-human, half-snake. Indonesia comprises a few hundred ethnic groups, including Javanese, Chinese and Betawi. Have a lovely day 🐍
— J.K. Rowling (@jk_rowling) 26 September 2018
"Naga adalah makhluk sejenis ular dari mitologi Indonesia, itu mengapa namanya 'Nagini'. Mereka terkadang digambarkan bersayap, setengah manusia, setengah ular," terang Rowling.
"Dan Indonesia terdiri dari beberapa kelompok etnis, termasuk Jawa, China, dan Betawi. Semoga harimu menyenangkan," pungkasnya dengan memberikan emoji ular di akhir cuitan.
Terlepas dari hal tersebut, "Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald" sendiri akan berlatar pada 1927, satu tahun setelah film pertama. Film ini mengisahkan beberapa bulan setelah Newt Scamander (Eddie Redmayne) membantu menangkap Gellert Grindelwald (Johnny Depp). Namun sayangnya, setelah ditangkap oleh MACUSA, Grindelwald berhasil kabur dan bersumpah untuk menguasai dunia.
Sama seperti seri "Harry Potter" dan film sebelumnya, sekuel ini akan kembali diarahkan oleh sutradara David Yates. Rencananya, "Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald" sendiri akan dirilis pada 16 November mendatang.
(wk/luth)