Pernyataan perubahan sikap Jokowi jelang Pilpres 2019 diungkap oleh Sekertaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan.
- Silmi Amalia Fidareni
- Rabu, 24 Oktober 2018 - 14:53 WIB
WowKeren - Pernyataan Presiden Joko Widodo pada saat membagikan sertifikat tanah warga Jakarta Selatan menuai banyak respon. Dalam kesempatan itu, ia menyinggung soal adanya politikus sontoloyo yang perlu diwaspadai oleh masyarakat.
Jokowi mengatakan bahwa akhir-akhir ini muncul politisi yang menggunakan banyak cara untuk menyerang pihak lawan. "Kalau masih pakai cara lama, politik kebencian, SARA, adu domba, Pecah belah itu namanya politikus sontoloyo," ujar Jokowi dilansir CNN pada Rabu (23/10).
Terkait penggunaan istilah politikus sontoloyo tersebut, Jokowi kemudian meluruskan ucapannya. Ia memberikan ciri-ciri yang dimaksud dengan politikus sontoloyo ini. "Jelang Pemilu, banyak cara-cara tidak sehat digunakan politisi. Segala jurus dipakai untuk memperoleh simpati rakyat. Yang enggak baik sering menyerang lawan politik dengan cara tak beradab, tidak ada tata kramanya," ungkap Jokowi.
Sementara itu, ditemui di kesempatan berbeda, Sekertaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan, menilai adanya perubahan sikap pada Jokowi. Ia mengatakan bahwa pernyataan Jokowi soal adanya politikus sontoloyo tersebut bisa menimbulkan banyak kesalahpahaman. "Agak beda ya dia sedikit dari yang kemarin-kemarin. Tidak perlu misalnya dianggap menjadi terus berseberangan sekali. Jadi saya kira dalam alam demokrasi yang terbuka kritik itu sangat baik," ucap Hinca.
Melihat Instagram resmi milik Presiden, Jokowi baru saja membagikan kegiatannya saat memberikan 5000 lembar sertifikat hak atas tanah untuk warga Jakarta Selatan tersebut. Fotonya tengah memakai payung dan terciprat air dibagikan pada Rabu (24/10). Ia menceritakan soal musim hujan yang telah perlahan datang dan memberikan berkah.
(wk/silm)