Disinggung Soal Perceraian Gading-Gisel, Roy Marten Berkaca-Kaca
Instagram/roymarten5213
Selebriti

Roy Marten mengungkapkan kesedihannya atas nasib rumah tangga Gading dan Gisel.

WowKeren - Hingga saat ini, masih banyak orang yang menyayangkan perceraian Gading Marten dan Gisella Anastasia. Perceraian mereka juga menimbulkan duka bagi Roy Marten. Sebagai ayah dari Gading, Roy tidak bisa menahan rasa sedihnya saat membahas hal tersebut.

Baru-baru ini, Roy mencurahkan isi hatinya dalam acara "Brownis" Trans TV. Ia mengaku masih tidak percaya bahwa rumah tangga sang anak harus berakhir pada perceraian.


Roy juga merasa bersalah lantaran tiak bisa sering bertemu dengan sang anak "Mungkin setahun dua, tiga kali ketemunya. Memang dianya sangat sibuk, sayanya juga berlagak sibuk," ujar Roy Marten saat menjadi bintang tamu di "Brownis", Rabu (12/12).

Saat diperlihatkan foto dirinya dengan Gading tengah berpelukan, ekspresi Roy menjadi berubah sendu. Diketahui, foto tersebut adalah hasil jepretan dari Tompi bebrapa bulan lalu.

"Jadi, Tompi pengin bikin pameran foto, ini kira-kira satu dua bulan yang lalu, tapi saya enggak tahu kenapa saya harus berakting demikian," tutur Roy. "Rupanya Tompi sudah tahu, ada peristiwa (perceraian) Gading, karena mereka bersahabat."

Gara-gara melihat foto tersebut, Roy sempat tidak bisa berkata-kata. Roy seolah menahan tangisnya dan matanya mulai berkaca-kaca. "Maaf, maaf, it's ok," ujar Roy singkat.

Ruben Onsu selaku pembawa acara mencoba menenangkan Roy. Ruben memaklumi bahwa mungkin ada cerita yang tidak bisa diungkapkan ke publik.

"Kami amat sangat mengerti bagaimana kesedihan om Roy. Mungkin ada beberapa part yang tidak bisa dia ceritakan," kata Ruben. "Ini adalah tangisan orangtua yang menurutku wajar."

Walaupun sangat menyangkan keputusan Gading tersebut, Roy merasa bersyukur karena Gading dan Gisel berpisah dengan cara yang baik. "Saya tidak bisa ikut campur lebih dalam. Karena prosesnya kan tidak sekarang, ini proses sudah terjadi katanya sudah satu tahun setengah," ujar Roy. "Jadi,mungkin akumulasi dari peristiwa-peristiwa, meledaknya sekarang. Tapi yang saya bersyukur, mereka selesainya dengan baik-baik dalam tanda kutip. Tapi itulah yang terbaik. Jalan sulit yang agak dipermudah."

Sebagai orangtua, Roy hanya bisa mendoakan dan memberi semangat untuk sang anak. Ia mengatakan bahwa Gading sebagai lelaki harus tetap kuat walaupun diterpa berbagai masalah.

"Saya cuman bilang bahwa, kalau kapal kamu tenggelam ya ambil sekoci," kata Roy. "Kalau sekocinya tenggelam ya berenang lah, supaya kamu bisa sampai daratan. Jadi dibutuhkan sebuah kekuatan, sebuah energi, bahwa ada kehidupan lain yang bisa dia akan jalanin."

Roy juga kembali mengatakan bahwa tidak ada orangtua yang ingin anaknya bercerai. Namun, ia tidak bisa terlalu mencampuri urusan rumah tangga Gading dan Gisel.

You can share this post!

Related Posts