Fenomena selfie di daerah terdampak bencana kerap dijumpai di Indonesia, mereka pun kurang berhati-hati dalam menjaga kendaraannya.
- Bertilia Puteri
- Sabtu, 29 Desember 2018 - 11:45 WIB
WowKeren - Masyarakat Indonesia kini tampaknya tak bisa dipisahkan dari media sosial. Meski dapat menyebarkan informasi dengan cepat, media sosial juga memiliki beberapa kekurangan. Seperti menimbulkan ketergantungan orang-orang untuk menunjukkan eksistensi dirinya.
Salah satu fenomena media sosial yang baru-baru ini ramai diperbincangkan adalah selfie di lokasi bencana alam. Banyak orang yang jauh-jauh datang ke lokasi untuk mendapat banyak likes.
Fenomena ini sempat disorot oleh media internasional. Banyak orang datang ke Banten untuk berfoto dengan latar belakang lokasi bencana tsunami Selat Sunda.
Fenomena selfie tersebut tak hanya ditemui di Banten saja. Lokasi bencana tsunami di Lampung juga turut disambangi oleh para "turis" dadakan ini.
Salah satunya adalah desa Way Muli, Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Wilayah ini memang banyak dikunjungi relawan dan warga luar daerah.
Bukannya membantu para pengungsi, mereka justru datang untuk berfoto selfie. Para "turis" tersebut sibuk memilih latar belakang yang cocok untuk diunggah ke media sosial.
Karena sibuk mencari foto selfie yang sempurna, kemalangan pun menimpa beberapa "turis" tersebut. Dua sepeda motor pengunjung desa Way Muli harus raib digondol pencuri.
Salah seorang warga bernama Dahlan pun menjelaskan kejadiannya. Menurut Dahlan, pengunjung tersebut memang sembarangan memakirkan sepeda motornya.
"Ada pengunjung yang datang, cuma mau lihat lokasi bencana dan foto-foto," terang Dahlan, Rabu (26/12). "Dia parkir sembarangan, lalu sepeda motornya hilang."
Dahlan pun menjelaskan bahwa pengunjung tersebut bukan berasal dari desa Way Muli. Para pencuri yang mengambil motor mereka juga tampaknya bukan warga setempat.
"Mereka bukan warga setempat," jelas Dahlan. "Dan kemungkinan yang mengambil motornya juga bukan warga sini.”
Fenomena selfie ini tak hanya dilakukan oleh para pengunjung saja. Tak sedikit relawan yang berfoto selfie di lokasi bencana sembari mengibarkan bendera organisasi masing-masing. Oknum relawan tersebut mengaku datang untuk mendokumentasikan kegiatan mereka di lokasi bencana.
(wk/Bert)