Sapa Penggemar Lewat Album Baru, NOAH juga Bakal Tampil dengan Gaya Beda di Tahun 2019
WowKeren/Fernando
Musik

Uki sang gitaris membocorkan kalau garapan album kedua NOAH ini hampir rampung.

WowKeren - Kerinduan penggemar akan karya terbaru dari band NOAH akan segera terwujud di tahun 2019 ini. Band yang digawangi oleh Ariel, Uki, David Albert, dan Lukman ini telah menyiapkan album kedua untuk NOAH.

Seperti yang diketahui, Ariel cs baru saja memiliki album perdana sejak pergantian nama menjadi NOAH tahun 2015 silam, bertajuk "Second Chance". Usai tiga tahun disibukan dengan proyek-proyek di luar album, tahun ini NOAH akan fokus untuk mengeluarkan karya baru.


"Album keduanya NOAH. Kan baru keluar satu album ya, yang atas nama NOAH," kata Uki ditemui WowKeren di bilangan Ancol, Jakrta Utara, pada Senin (31/12/18). "Memang dari kemarin belum sempet keluarin album karena banyak project di luar album. Mudah-mudahan di 2019 keluar album dan lancar."

Uki melanjutkan kalau garapan album kedua NOAH ini hampir rampung. Gitaris NOAH ini menjelaskan, mereka tinggal menyocokan suara gitar dengan lirik lagu.

"Progresnya sendiri sih udah nyari gitarnya," lanjut Uki. "Tinggal lirik. Tapi, nambah satu (lagu) baru lagi."

Ariel menambahkan sebelumnya NOAH telah memiliki delapan lagu untuk album keduanya ini. Namun di tengah proses pembuatan, mereka menemukan nada baru yang cocok untuk ditambahkan.

"Tadinya delapan lagu," ujar sang vokalis. "Terus diakhir-akhir pas udah mau rilis kita dapat lagu baru yang oke juga akhirnya nambah lagi.

Selain akan merilis album baru, NOAH juga akan melakukan gebrakan dan memberi kejutan pada penggemar di tahun 2019 ini. Ariel mengatakan kalau band-nya akan memberikan penampilan baru dan tetap bergaya anak muda.

"Pokoknya kita tetep coba kelihatan muda lah. 2019 kita fokus di musik lah yang jelas," jelas Ariel. "Penampilan ada selalu penyesuaian. Kayak misal tahun 2017 masih suka pakai boots 2018 pakai sneakers."

Ariel kemudian menceritakan suka duka band-nya selama bermusik di tahun 2018 lalu. Salah satunya adalah fasilitas untuk bermusik belum memadai serta perasaan bosan ketika tur berlangsung.

"Waduh banyak banget ya. Mungkin dari keadaan misalnya kita mau bermusik fasilitasnya nggak seperti sekarang," pungkas Ariel. "Pengin bikin akustik yang bagus tapi alatnya nggak kebeli, abis itu kalau perjalanan ya hampir sama kayak temen-temen yang lain juga capek di jalan, mungkin sempet bosen kelamaan tur."

You can share this post!

Related Posts
Loading...