Penggunaan Bra Kawat dapat Sebabkan Kanker Payudara? Ini Fakta Sebenarnya
Health

Hingga saat ini, tidak ada data medis yang kuat untuk membuktikan rumor tersebut.

WowKeren - Bra merupakan salah satu jenis pakaian dalam yang sangat penting bagi wanita. Jenis bra yang menjadi favorit sebagian wanita adalah bra kawat. Pasalnya, bra jenis tersebut membuat payudara naik sehingga terlihat lebih penuh dan besar. Bra kawat juga akan mempertahankan bentuk payudara sehingga tidak akan mengalami kendur dan tetap kencang.

Kalian para pengguna bra kawat pasti khawatir dengan rumor yang mengatakan bahwa menggunakan bra jenis tersebut dapat menyebabkan kanker payudara. Rumor tersebut pertama kali berkembang pada tahun 1995 setelah sepasang suami istri asal Amerika Serikat (AS), Sidney Ross Singer dan Soma Grismaijer yang melakukan survei terhadap lima ribu orang wanita, seperti dikutip dari Hello Sehat.


Melalui survei tersebut, pasangan itu menyimpulkan bahwa wanita yang menggunakan bra kawat lebih rentan terhadap resiko kanker payudara. Menurut mereka, bra kawat akan menghambat sirkulasi cairan limfa (getah bening). Akibatnya, cairan limfa dan berbagai zat beracun lainnya akan terjebak di area payudara dan ketiak. Hal ini yang diyakini bisa menyebabkan kanker.

Faktanya, cairan limfa tidak akan terhalang hanya karena bra kawat yang kalian gunakan. Hingga saat ini, tidak ada data medis yang kuat untuk membuktikan rumor tersebut. Penelitian yang paling akurat pada 2014 dalam jurnal Cancer Epidermiology Biomarkers & Prevention berhasil mencatat bahwa tidak ada kaitan antara menggunakan bra kawat dan kanker payudara.

Penelitian tersebut menyatakan bahwa resiko seseorang terkena kanker payudara sama sekali tidak dipengaruhi oleh kebiasaan menggunakan jenis bra. Jika penggunaan bra kawat memang menyebabkan kanker payudara, maka seharusnya pengidap penyakit tersebut akan sangat tinggi. Seperti diketahui, penyebab bra kawat dapat dikatakan sangat banyak.

Namun, perlu kalian ketahui bahwa penggunaan bra kawat setiap hari dan terlalu ketat memang berpengaruh pada kesehatan. Menggunakan bra kawat bisa menghambat sirkulasi darah lantaran terlalu ketat akan membuat tekanan yang besar, sehingga tubuh menjadi tidak rileks.

Selain itu, bra dikenakan pada bagian dada sehingga ia akan tepat diletakkan menghimpit jantung dan tulang rusuk. Jika kalian mengenakannya terlalu ketat dalam waktu yang lama, akan mengakibatkan trauma pada bagian dada. Hal ini akan berdampak pada dada sesak yang menyulitkan bernapas dan memberi efek yang buruk pada kerja jantung. Bra berkawat juga dapat mengakibatkan sakit pada bagian tulang punggung. Pasalnya, bra kawat umumnya ketat dengan tekanan besar.

Nah, memilih bra harus sesuai dengan kebutuhan kalian. Untuk memilihnya memang tidak mudah. Kalian bisa simak panduannya di sini.

You can share this post!

Related Posts