Publik Geger Tabloid Obor Rakyat Bakal Terbit Kembali, Begini Tanggapan Polisi
Nasional

Pimpinan Obor Rakyat yakin bahwa banyak publik yang menantikan tabloid ini untuk terbit kembali.

WowKeren - Pimpinan Obor Rakyat, Setiyardi Budiono, mantap akan menghidupkan kembali tabloid itu. Rencananya, Obor Rakyat akan mulai diterbitkan sebelum Pilpres digelar. "Insya Allah sebelum 17 April kami sudah launching," kata Budiono dilansir Tempo pada Jumat (11/1).

Kehadiran Obor Rakyat di tengah masyarakat pada 2014 lalu boleh dibilang cukup kontroversial. Saat pertama kali diterbitkan Mei 2014 lalu, tabloid ini memuat karikatur yang menggambarkan Joko Widodo alias Jokowi mencium tangan Megawati Soekarnoputri.


Tak hanya itu, isi beritanya menyebutkan bahwa Jokowi adalah kaki tangan asing dan merupakan keturunan Tionghoa. Sayangnya, tak sedikit rakyat yang percaya tentang isu tersebut.

Atas hal ini, tim Jokowi kemudian melaporkan Obor Rakyat ke Polisi. Mahkamah Agung kemudian menjatuhkan vonis penjara satu tahun kepada pimpinan, Setiyardi. Saat ini, Setiyardi sedang menjalani masa cuti bersyarat hingga 8 Mei mendatang.

Terkait penerbitan kembali Obor Rakyat, Polri akan menyerahkan hal itu ke Dewan Pers. Sebab, Dewan Pers dianggap sebagai lembaga yang memiliki kewenangan untuk mengawasi media massa di Indonesia.

"Itu sangat tergantung dari Dewan Pers yang berwenang mengawasi media," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Kamis (10/1). "Kalau itu memang produk jurnalistik ya Dewan Pers yang di depan."

Selebihnya, Polri baru akan melakukan tindakan penyidikan jika ada rekomendasi dari Dewan Pers. Hal itu sudah disepakati dalam nota kesepahaman antara pihak Polri dan Dewan Pers.

"Kalau Dewan Pers memberikan rekomendasi pada kepolisian, ya kami sidik, seperti tahun 2014, kami siap," lanjut Dedi. "Tapi tergantung pada dewan pers karena mereka yang mengasesment (menilai)."

Di lain sisi, Setiyardi yakin jika publik juga banyak yang menantikan hadirnya kembali Obor Rakyat. Terutama di saat-saat menjelang Pilpres. Menurutnya, banyak pembaca yang ingin tahu bagaimana sikap Obor Rakyat terhadap Pilpres 2019.

"Kami memang ditunggu orang," kata Setiyardi yakin. "(Mereka ingin tahu) sebelum Pilpres bagaimana sikap Obor Rakyat terhadap Pilpres 2019."

You can share this post!

Related Posts
Loading...