Disebut Sebagai Pekerjaan Mulia, Jokowi Jengkel Jika Ada yang Remehkan Profesi Pengemudi Online
Twitter/setkabgoid
Nasional

Jokowi menyebut bahwa orang yang memilih berprofesi sebagai pengemudi online adalah orang yang berani keluar dari zona nyaman.

WowKeren - Zaman sekarang segalanya sudah serba online. Termasuk keberadaan ojek online yang mulai menjamur di Indonesia. Keberadaannya sendiri juga banyak diminati oleh publik.

Seiring meningkatnya popularitas ojek online, banyak orang memilih untuk mencoba peruntungan menjadi pengemudi ojek online. Namun, profesi tersebut sepertinya masih kerap dipandang sebelah mata.


Pada saat menghadiri acara Silaturahmi Nasional dengan Keluarga Besar Pengemudi Online pada Sabtu (12/1), Presiden Joko Widodo mengaku merasa bangga dengan profesi ini. Menurut Jokwi, pengemudi online merupakan pihak yang berani keluar dari zona nyaman.

Jokowi lebih lanjut juga mengaku merasa jengkel jika masih ada orang yang meremehkan profesi pengemudi online. "Saya kadang-kadang marah dan jengkel, kalau ada yg meremehkan profesi pengemudi transportasi online," ungkap Jokowi.

Merasa senang dan bangga, Jokowi juga mengakui bahwa pekerjaan menjadi pengemudi ojek online adalah sesuatu yang mulia. Hal itu lantaran jam kerja pengemudi ojek online yang lebih banyak, namun penghasilannya masih kalah dibandingkan pekerja dari bidang lain.

"Ini pekerjaan mulia. Saya tanya ke Pak Mulyono dari Gojek, Pak Mul, sehari income berapa. Iya pak kadang Rp 300 ribu. Kadang 200, rata-rata Rp 200. Kalau sebulan Rp 6 juta. Kan ada operasional Rp 50 rb. Berarti Rp 4,5 juta, itu masih dikurangi lagi," jelas Jokowi. "Kita sabtu minggu libur. Masih kira-kira Rp 4 juta. Jumlah sangat besar. Kalau ada yang meremehkan saya marah dan jengkel karena ini jumlah yang sangat besar."

Di sisi lain, para pengemudi ojek online ini mengucapkan terima kasih kepada Jokowi. Tak lupa, mereka juga berterima kasih kepada Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi.

"Kami mengucapkan banyak terima kasih, kepada bapak Jokowi yang telah membuka pangan kerja kepada kami," ujar para pengemudi ojek online bernama Sumaryono. "Terutama kepada bapak budi karya ada regulasi, ada aturannya. Dan jajarannya buat pak Menteri, mudah-mudahan dengan adanya regulasi akan mensejahterakan rekan-rekan online."

You can share this post!

Related Posts
Loading...