Miliki 40 Cabang di Berbagai Daerah, Markobar Milik Gibran Rakabuming Sempat Disepelekan Jokowi
Instagram/markobar1996
Nasional

Dalam acara wiraswasta ASN dan Pensiunan di Sentul, Bogor, Rabu (16/1), Presiden Jokowi membicarakan bisnis kuliner putranya.

WowKeren - Putra sulung Presiden Joko Widodo memang terkenal dengan bisnis kulinernya. Bisnis martabak milik Gibran Rakabuming kini telah dapat ditemukan di berbagai daerah di Indonesia.

Meski kini bisnisnya sukses besar, Jokowi sempat khawatir kala putranya hendak merintis bisnisnya. Pasalnya, Jokowi berpikir bahwa bisnis martabak tidak terlalu menjajikan.


"Saya dulu juga mikir," ujar Jokowi dalam acara wiraswasta ASN dan Pensiunan di Sentul, Bogor, Rabu (16/1). "Waduh jualan martabak bagaimana."

Jokowi jua mengaku bahwa saat itu ia telah menawarkan pabriknya yang sudah cukup besar untuk dikelola oleh Gibran. Namun putra sulungnya menolak dan gigih pada pendiriannya untuk berjualan martabak. Padahal, menurut sang Presiden, putranya itu tak memiliki pengalaman dalam bidang kuliner.

"Saya lihat ini enggak pernah punya pengamanan di bidang makanan apalagi martabak," tutur Jokowi. "Beli saja juga enggak pernah."

Meski tak berpengalaman, Gibran ternyata bekerjasama dengan rekannya yang sudah pernah berbisnis martabak. Jokowi pun menyampaikan bahwa bisnis yang sempat ia ragukan tersebut kini telah memiliki 40 cabang di berbagai daerah.

"Setelah ada 40 cabang, pabrik saya keuntungannya kalah," jelas Jokowi. "Artinya jualan yang kita anggap sepele itu ada sesuatu yang besar. Kecil-kecil kalau banyak, ya gede namanya."

Tak hanya Markobar, Jokowi juga sempat kaget kala putra bungsunya mulai membuka bisnis Sang Pisang. Sama dengan Gibran, Kaesang Pangarep juga disebut Jokowi tidak berpengalaman di bidang kuliner.

"Enggak pernah masak dan goreng pisang," terang Jokowi. "Ternyata partneran juga dengan yang sudah agak lama berjualan pisang goreng."

Mengikuti kesuksesan Gibran, bisnis Kaesang juga memiliki omset yang lumayan. Jokowi menjelaskan bahwa Sang Pisang bisa berkembang dengan cepat karena ada improvisasi dalam produk, kemasan, dan cara pemasarannya.

"Kalau liat toko hanya kecil saja. Tapi omsetnya saya liat satu warung, ya lumayan," ujar Jokowi. "Sekarang ada buka hampir 54 warung di semua kota. Jadinya gede."

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi pun meminta para ASN dan pensiunan yang hadir untuk mencontoh cara bisnis anak-anaknya. Mereka diharap dapat menemukan partner bisnis yang tepat.

"Kalau kita ragu-ragu mulai, menurut saya, carilah partner yang sudah berproduksi tapi yang karakternya sama dan baik," terang Jokowi. "Usaha itu bagus kalau kita punya partner pas, itu berkembangnya cepat, sambil kita belajar mengelola bisnis."

You can share this post!

Related Posts
Loading...