Selisih Elektabilitas Kian Menipis, Angka Jokowi-Ma'ruf Stagnan Sementara Prabowo-Sandi Naik
Nasional

Media Survei Nasional (Median) telah merilis hasil survei Pemilihan Presiden (Pilpres) periode 6 sampai 15 Januari 2019.

WowKeren - Media Survei Nasional (Median) telah merilis hasil survei Pemilihan Presiden (Pilpres) periode 6 sampai 15 Januari 2019. Hasil survei tersebut menunjukkan elektabilitas masing-masing paslon capres dan cawapres.

Elektabilitas paslon capres dan cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, ditemukan stagnan. Sedangkan elektabilitas paslon capres dan cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno naik, namun melambat.


Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun, menjelaskan bahwa populasi survei nasional ini dari seluruh warga Indonesia yang saat ini sudah memiliki hak pilih. Target sampel nasional sebanyak 1.500 responden dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Pengambilan sampel sendiri dilakukan dengan teknik acak atau random. Hasilnya menunjukkan dinamika politik yang terjadi dalam periode pengambilan data.

"Sampel dipilih secara random dengan teknik multistage random sampling dan proporsional atas populasi provinsi dan gender," terang Rico dalam konferensi pers di Cikini Jakarta Pusat, 21 Januari 2019. "Hasil survei menunjukkan dinamika politik yang terjadi selama masa pengambilan data 6 sampai 15 Januari 2019."

Salah satu pertanyaan yang diajukan dalam survei tersebut adalah jika Pilpres dilakukan saat ini, pasangan mana yang akan anda pilih? Dari pertanyaan tersebut, Jokowi-Ma'ruf mendapat angka elektabilitas sebesar 47,9 persen, sedangkan Prabowo-Sandi mendapat 38,7 persen. Meski bersifat stagnan, paslon nomor urut 01 tetap bisa unggul dengan angka elektabilitas yang lebih tinggi.

"Selisihnya 9,2 persen dan yang belum menentukan pilihan 13,4 persen," jelas Rico. "Selisih elektabilitas kedua kandidat menipis, suara pasangan 01 relatif stagnan. Suara pasangan 02 tumbuh tapi lambat."

Rico juga menunjukkan perkembangan elektabilitas masing-masing paslon. Pada survei sebelumnya yang diadakan pada November 2018, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf berada di angka 47,7 persen. Dibandingkan dengan hasil survei Januari 2019, selisihnya hanya 0,2 persen.

Sedangkan untuk Prabowo-Sandi, mereka berada di angka 35,5 persen pada November 2018. Dibandingkan dengan hasil survei Januari 2019, elektabilitas mereka naik 3,2 persen.

"Untuk yang belum menentukan pilihan terjadi penurunan," ujar Rico. "November 16,8 persen, kini 13,4 persen."

You can share this post!

Related Posts
Loading...